Elite Pro Academy U20 Grup A, Gagal Back To Back
KARTU MERAH: Aloysius Gonzaga Sandro gagal mengantar Persita U20 meraih kemenangan atas Persija U20.(Persita Media)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SAWANGAN — Persita Tangerang U20 yang tampil pada kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26 harus mengubur impiannya untuk melakukan back to back (meraih dua kali juara beruntun) pada kompetisi yang mereka menangi pada musim 2024/25.
Hasil ini terjadi setelah skuat asuhan Ilham Jayakesuma dkk gagal meraih kemenangan pada laga yang dilaksanakan, Sabtu (2/5/2026) dan Minggu (3/5/2026) di Lapangan Training Ground Persija. Pada laga pertama Persita U20 takluk dengan skor 2-0 melalui gol yang dibuat Muhamad Ibrahim Ardiansyah Ohorella di menit ke-35 dan gol penalti Gabriel Alkelvin Bhaghi di menit ke-81. Pada pertandingan ini Persita U20 harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 45+2’ usai Aloysius Gonzaga Sandro diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Usai laga Ilham Jayakesuma mengungkap kekecewaannya atas hasil yang diraih timnya dia pun enggan berkomentar soal kepemimpinan wasit yang membuat pola permainan anak asuhannya tidak berjalan sesuai rencana.
“Saya berterima kasih atas kerja keras anak-anak dilapangan, kalau bermain normal dengan 11 pemain saya yakin hasilnya bisa lain. Dengan 10 pemain saja kita baru bisa kebobolan di menit 80-an, kami minta maaf tidak bisa mengulang hasil musim lalu,” ucapnya.
Pada pertandingan hari kedua, Persita U20 mampu menahan imbang Persija U20 dengan skor 1-1. Persita Junior unggul lebih dulu melalui aksi Aep Nursofyan di menit 62 sebelum disamakan oleh pemain Persija U20 Aprilius Fernando Seboneno pada menit 83.
Hasil ini membuat Persita u20 bertahan di posisi kedua klasemen akhir Grup A dengan nilai 77 poin. Sedangkan Persija U20 keluar sebagai juara grup dengan nilai 83. Persija U20 bakal bertemu dengan Malut United FC yang keluar sebagai juara Grup B dengan nilai 67 poin unggul dua poin dari Borneo Samarinda FC di posisi kedua dengan nilai 65 poin.(apw)
Sumber:
