BJB FEBRUARI 2026

Alun-alun Tidak Bisa Dipakai Konser

Alun-alun Tidak Bisa Dipakai Konser

Konser yang diadakan di Alun alun Kota Serang belum lama ini. (DOK FOR TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan Alun-alun Kota Serang ke depan tidak lagi difungsikan sebagai lokasi event berskala besar. Kebijakan ini seiring dengan rencana revitalisasi kawasan yang difokuskan pada penataan ruang terbuka publik yang lebih representatif.

Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan konsep pengem­bangan kota memang diarah­kan berbasis event. Namun, khusus untuk kawasan alun-alun, prioritas utamanya ada­lah revitalisasi.

“Alun-alun tidak lagi difokus­kan untuk event besar seperti konser. Fungsinya lebih ke ruang publik, sementara event besar akan dipindahkan ke lokasi lain,” ujarnya, Senin (27/4).

Ia menjelaskan, revitalisasi dilakukan karena kondisi alun-alun saat ini banyak dikeluhkan masyarakat. Selain sarana yang dinilai kurang memadai, fungsi ruang juga belum optimal dan bahkan menimbulkan dampak negatif.

Melalui penataan ulang, pe­merintah ingin memperbaiki pola ruang agar kawasan terse­but memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Alun-alun akan diarahkan menjadi ruang terbuka publik yang lebih nyaman, tertata, dan memiliki nilai estetika.

Konsep pengembangan juga mencakup integrasi kawasan. Alun-alun akan terhubung dengan sejumlah titik strategis seperti Taman Sari, Royal, dan Pasar Lama, sehingga menjadi satu kesatuan ikon kota. Selain itu, pengelolaan kawasan juga akan didukung sistem di­gitalisasi.

Secara fisik, alun-alun barat dan timur akan disatukan. Area tengah yang saat ini terdapat patung akan diganti dengan Tugu Golok yang memiliki tiga pilar, melam­bangkan ulama, umaro, dan masyarakat. Penataan ini juga menghilangkan jalan yang selama ini membelah kawasan, sehingga ruang terbuka men­jadi lebih luas dan terintegrasi.

Meski tidak lagi menjadi lokasi event besar, alun-alun tetap dapat digunakan untuk kegiatan terbatas seperti upacara. Sementara untuk kegiatan berskala besar, pe­merintah mengarahkan ke stadion dan ke depan akan disiapkan lokasi khusus.

Fasilitas di kawasan alun-alun pada dasarnya tidak banyak berubah, namun akan diperbarui dan ditata ulang. Beberapa fasilitas yang disiap­kan antara lain kafe, jalur jogging, lapangan basket, area bermain anak, serta lapangan tenis.

Wali Kota Serang, Budi Rus­tan­di, menegaskan penataan alun-alun dilakukan secara menyeluruh agar kawasan tersebut lebih tertata dan mem­berikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kita ingin alun-alun ini ditata lebih baik, lebih rapi, dan benar-benar menjadi ruang publik yang nyaman serta bisa dimanfaat­kan masyarakat secara opti­mal,” ujarnya. (ald)

Sumber: