Deteksi Dini Penyakit, Pegawai Kemenag Jalani CKG
Pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel (kiri) menjalani pemeriksaan saat cek kesehatan gratis. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Seluruh pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan UPT Puskesmas Ciater.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel Ahmad Rifaudin mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bagian dari bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
“Ini sebenarnya bentuk kepedulian untuk memastikan masyarakat, khususnya di Kota Tangsel, dalam kondisi sehat. Salah satu upayanya dengan menghadirkan layanan CKG di instansi pemerintah, baik vertikal maupun daerah, serta di wilayah-wilayah yang sudah ditentukan,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (23/4).
Rifaudin menambahkan, program tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat sejak dini.
“Program ini memang bertujuan agar kesehatan masyarakat bisa terpantau. Walaupun pemeriksaannya masih dasar, setidaknya bisa menjadi deteksi awal sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium,” tambahnya.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara berkala dengan jadwal yang telah ditentukan oleh penyelenggara, sementara pihaknya hanya memfasilitasi pelayanan.
“Mereka yang menentukan jadwalnya, kami hanya menyediakan layanan. Biasanya kegiatan ini dilakukan setiap tiga bulan sekali,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, saat ini komposisi pegawai di lingkungannya didominasi oleh generasi muda. “Sekarang sekitar 70 persen pegawai merupakan generasi milenial, sedangkan 30 persen lainnya generasi di atasnya,” ungkapnya.
Dengan adanya program CKG ini, pihaknya berharap seluruh pegawai maupun masyarakat dapat terus menjaga kondisi kesehatan agar mampu menjalankan tugas dan aktivitas secara optimal.
“Harapannya tentu semua dalam keadaan sehat dan bisa menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara dengan maksimal dalam melayani masyarakat,” tuturnya.
Rifaudin juga mengakui, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya kehilangan sejumlah pegawai akibat sakit maupun faktor lainnya. Hal tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan.
“Program ini penting untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan, minimal dari pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, gula darah, dan kadar lemak. Dengan begitu, jika ada indikasi penyakit bisa segera ditangani,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Ciater Ucik Hendrawaty mengatakan, program CKG saat ini tidak lagi berbasis momentum ulang tahun seperti saat awal peluncuran. Pemeriksaan dapat dilakukan kapan saja saat masyarakat datang ke puskesmas.
“Kalau masyarakat datang ke puskesmas untuk berobat atau mengurus sesuatu, sekalian kami tawarkan cek CKG. Rata-rata mereka mau karena gratis dan sekalian bisa periksa,” ujarnya.
Sumber:
