BJB FEBRUARI 2026

Disnakeswan Kabupaten Lebak Awasi Peredaran Produk Hewan

Disnakeswan Kabupaten Lebak Awasi Peredaran Produk Hewan

Petugas Disnakeswan Lebak melakukan pengawasan produk daging di Rangkasbitung, Selasa (21/4). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disna­kes­wan) Kabupaten Lebak me­lalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masya­rakat Veteriner melalukan ke­giatan pengawasan rutin terhadap daging atau produk hewan yang dijual pedagang. 

Feby Herdian, Kepala Dis­nakes­wan Lebak mengatakan, pihaknya hadir untuk me­mastikan bahwa setiap produk hewan yang sampai ke tangan masyarakat telah melalui pe­ngawasan yang ketat. Karena, di balik etalase rapi unit usaha retail ada sebuah upaya yang tak selalu terlihat. 

"Melalui kegiatan pengawasan peredaran produk hewan, pe­tugas kami turun langsung un­tuk memeriksa kualitas, kebersihan, hingga kelayakan produk, seperti daging, susu, dan olahannya," kata Feby ke­pada wartawan, Selasa (21/4). 

Bagi sebagian orang, kata Feby, ini mungkin terlihat se­bagai rutinitas. Namun sesung­guhnya, inilah garda terdepan dalam menjaga agar pangan yang di konsumsi masyarakat tetap aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). 

"Pengawasan ini menjadi pen­ting karena produk hewan yang tidak memenuhi standar dapat membawa risiko kese­hatan. Dari sinilah peran Kes­mavet menjadi sangat krusial, mencegah sebelum terjadi, melindungi tanpa terlihat, dan memastikan masyarakat dapat mengonsumsi produk dengan rasa aman," ujarnya. 

Lebih dari itu, kata Feby, ke­giatan ini juga menjadi do­rongan bagi para pelaku usaha untuk terus menjaga kualitas dan kepercayaan. 

Karena pada akhirnya, ke­amanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga hasil dari kolaborasi bersama.

"Iya saat ini daging beku banyak diburu masyarakat, selain harga lebih murah, juga keberadaannya mudah dicari, makanya pengawasan ini kita lakukan di gerai atau toko penjual daging beku," tu­turnya.

Mulyana, penjual daging beku di Rangkasbitung men­dukung langkah Disnakeswan yang melakukan pengawasan. Karena, jika tidak diawasi oleh yang berkompeten, dikha­watirkan barang yang dijual mengandung zat berbahaya. 

"Barang kita datangkan dari bulog, dan kita yakin barang yang kita jual sudah aman," ucapnya. (fad) 

Sumber: