BJB FEBRUARI 2026

10 Hektare Untuk Gedung Sekolah Rakyat

10 Hektare Untuk Gedung Sekolah Rakyat

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Clerita. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Pemkab Lebak meng­hibahkan tanah seluas 10 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen yang ber­lokasi di Kecamatan Pang­ga­rangan, Kabupaten Lebak. 

Pembangunan SR permanen ini merupakan bagian dari pro­gram nasional, dan  Pemkab Le­bak menargetkan pem­ba­ngun­an gedung SR rampung pada Juni 2026. 

"Pembangunan Sekolah Rakyat permanen ini merupakan bagian dari program nasional yang dilak­sanakan secara serentak di selu­ruh Indonesia. Saat ini dalam proses pematangan lahan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Clerita saat dihubungi wartawan, Minggu (29/3). 

Kata Lela, progres pembangunan SR di Kabupaten Lebak saat ini masih terus berjalan, dan dia memastikan proses pembangunan ber­langsung sesuai rencana. 

“Untuk Kabupaten Lebak, sesuai arahan dan hasil rapat dengan Kemensos pembangunan Sekolah Rakyat permanen ditarget selesai Juni 2026 ini, dan sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala yang berarti,” ujarnya. 

Lela menjelaskan, tanah yang telah disiapkan dengan luasan 8,8 hektare akan dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan gedung sekolah beserta fasilitas pendukung lainnya. Sekolah tersebut direncanakan menjadi SR terpadu. 

“Jadi, jika nanti gedung baru sudah selesai sesuai rencana, maka siswa Sekolah Rakyat yang berjumlah 200 orang akan kita pindahkan berikut tenaga gurunya," paparnya. 

Menurut Lela, untuk fasilitas yang saat ini digunakan siswa seperti kasur, tempat tidur, lemari dan lainnya, akan menjadi aset Pemkab Lebak. Karena, di gedung yang baru nanti sudah disiapkan fasilitas yang baru. 

"Kalau gedung yang saat ini dipakai KBM, memang status­nya pinjam pakai," tutur Lela. 

Lela menyebutkan, untuk SR tingkat menengah atas (SMA), kegiatan belajar me­ngajar dipusatkan di Gedung Badan Penjamin Mutu Pen­didikan (BPMP) Provinsi Ban­ten yang berada di Rang­kasbitung. 

Sementara itu, untuk SR ting­kat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah Per­tama (SMP), proses pem­belajaran dipusatkan di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) milik Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak. 

“Untuk jenjang SD dan SMA, kegiatan belajar mengajar dipusatkan di gedung kom­pleks BLK Disnaker yang ber­lokasi Desa Sindang Mulia, Kecamatan Maja,” ungkapnya.

Al Kadri, Asda I Pemkab Lebak menambahkan, peng­gunaan gedung sementara saat ini dilakukan agar hak peserta didik untuk men­dapatkan pendidikan tetap terpenuhi sambil menunggu rampungnya pembangunan gedung permanen. 

SR permanen yang saat ini tengah dibangun tersebut nantinya akan menjadi SR terpadu di Kabupaten Lebak.

Sumber: