Bazar Ramadan di Kecamatan Pondok Aren Diserbu Masyarakat
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (tengah) melayani warga yang membeli minyak goreng saat bazar ramadan di Kecamatan Pondok Aren. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, PONDOK AREN — Bazar sembako murah yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pondok Aren diserbu warga, Rabu, 5 Maret 2026. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Ramadan ini disambut antusias masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Bazar tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, didampingi Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bachtiar Priyambodo, Camat Pondok Aren Hendra, serta sejumlah pejabat lainnya.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Pemkot Tangsel berkolaborasi dengan berbagai pelaku usaha yang menyediakan berbagai komoditas dengan harga promo. Ramadan tahun ini, Pemkot Tangsel menggelar bazar murah secara serentak di tujuh kecamatan pada 5 Maret 2026.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, bazar tersebut sengaja diadakan menjelang Hari Raya Idulfitri guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
“Komoditas yang dijual meliputi beras, telur, sayuran, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Untuk menghadapi Lebaran kebutuhan masyarakat tentu meningkat. Di sini harganya sekitar 20 persen di bawah harga pasar, sehingga banyak peminat,” ujar Benyamin kepada wartawan seusai bazar, Kamis (5/2).
Pria yang akrab disapa Pak Ben itu menjelaskan, harga murah tersebut bukan berasal dari subsidi pemerintah, melainkan hasil kerja sama dengan para tenant atau penjual yang diminta memberikan harga promo.
“Bukan subsidi, tapi kami minta para tenant menjual dengan harga promo di bawah pasaran,” tambahnya.
Dalam setiap pelaksanaan bazar, sedikitnya terdapat 15 tenant yang menjual berbagai kebutuhan pokok. Selain bahan pangan, kegiatan ini juga diramaikan oleh berbagai unsur masyarakat seperti Dharma Wanita, PKK, hingga komunitas lainnya.
Tak hanya bazar, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan publik seperti pemeriksaan kesehatan dari puskesmas setempat serta layanan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Menurut Benyamin, bazar murah ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga serta menekan potensi inflasi menjelang Lebaran.
“Kalau nanti menjelang Lebaran ada kenaikan harga yang signifikan, kemungkinan akan kami selenggarakan kembali,” katanya.
Di beberapa lokasi, pembelian dilakukan menggunakan kupon karena keterbatasan jumlah paket. ”Namun di lokasi lain masyarakat dapat langsung berbelanja tanpa menggunakan kupon,” tutupnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel Bachtiar Priyambodo mengatakan, jumlah tenant di setiap kecamatan berbeda-beda. Lokasi dengan partisipasi terbanyak mencapai 46 tenant, sementara yang paling sedikit berada di Kecamatan Setu dengan sekitar 17 tenant.
“Sejak rapat persiapan, kami membebaskan para mitra untuk memilih lokasi. Mereka bisa ikut di pusat atau di kecamatan tertentu sesuai kesiapan masing-masing,” ujarnya.
Dari pantauan di lapangan, komoditas yang paling diminati masyarakat adalah minyak goreng dan telur. Kedua bahan pokok tersebut menjadi produk yang paling banyak dicari. “Memang minyak dan telur yang jadi idola. Itu kebutuhan pokok yang paling dicari,” tambahnya.
Sumber:

