Kurangi Risiko Kebakaran Rumsong BPBD Sebar, Surat Edaran dan Masifkan Sosialisasi
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Risiko kebakaran rumah kosong (Rumsong) saat musim mudik cukup tinggi. Untuk menekan risiko itu terjadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memperketat pengawasan dan mulai menggencarkan imbauan kewaspadaan bencana bagi masyarakat.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah preventif, baik melalui surat edaran resmi maupun sosialisasi secara masif.
Dia menyampaikan, bagi warga yang hendak pulang ke kampung halaman di musim mudik Lebaran ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat sebelum meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Ia menyarankan warga untuk menjalin komunikasi dengan lingkungan sekitar.
”Langkah pertama yang paling penting adalah menitipkan lokasi rumah kepada pengurus wilayah (RT/RW) atau tetangga terdekat yang tidak mudik. Ini penting agar rumah tetap dalam pantauan,” ujar Mahdiar, Selasa, 3 Maret 2026.
Mahdiar merinci beberapa poin krusial teknis pencegahan kebakaran di dalam rumah. Diantaranya, mematikan seluruh aliran listrik yang tidak diperlukan dan hanya menyisakan lampu penerangan seperlunya.
Kemudian memastikan kompor dalam keadaan mati dan sangat disarankan untuk memutuskan hubungan regulator gas dari tabungnya.
”Pemudik disarankan meminta bantuan tetangga untuk menyalakan atau mematikan lampu teras secara berkala agar rumah tidak terlihat mencolok sedang kosong,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya memastikan personel tetap siaga 24 jam selama masa libur Lebaran. Masyarakat yang mengalami atau melihat keadaan darurat dapat segera menghubungi hotline resmi BPBD atau layanan kedaruratan yang tersedia.
Dikatakan Mahdiar, korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran di Kota Tangerang. Selain itu, dalam tiga bulan terakhir ini, kebakaran di area lapak barang bekas juga menjadi atensi khusus yang sedang dikoordinasikan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan OPD terkait.
”Pasca-Lebaran nanti, kami akan bergerak lebih masif ke wilayah-wilayah untuk melakukan pendataan dan memastikan setiap pelaku usaha memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang standby, terutama di lokasi yang rawan,” tandasnya. (ziz)
Sumber:

