diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Kurangi Risiko Kebakaran Rumsong BPBD Sebar, Surat Edaran dan Masifkan Sosialisasi

Kurangi Risiko Kebakaran Rumsong  BPBD Sebar, Surat Edaran dan Masifkan Sosialisasi

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Risiko kebakaran rumah kosong (Rumsong) saat musim mudik cukup tinggi. Untuk menekan risiko itu terjadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memper­ketat pengawasan dan mulai meng­gencarkan imbauan kewaspadaan bencana bagi masyarakat. 

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah preventif, baik melalui surat edaran res­mi maupun sosialisasi secara masif.

Dia menyampaikan, bagi warga yang hendak pulang ke kampung halaman di musim mudik Lebaran ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat sebelum meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Ia menyarankan warga untuk menjalin komunikasi dengan lingkungan sekitar.

”Langkah pertama yang paling penting adalah menitipkan lokasi ru­mah kepada pengurus wilayah (RT/RW) atau tetangga terdekat yang tidak mudik. Ini penting agar rumah tetap dalam pantauan,” ujar Mahdiar, Selasa, 3 Maret 2026. 

Mahdiar merinci beberapa poin kru­sial teknis pencegahan keba­karan di dalam rumah. Diantaranya, mematikan seluruh aliran listrik yang tidak diperlukan dan hanya menyisakan lampu penerangan seperlunya. 

Kemudian memastikan kompor dalam keadaan mati dan sangat disarankan untuk memutus­kan hubungan regulator gas dari ta­bungnya.

”Pemudik disarankan meminta bantuan tetangga untuk menyala­kan atau mematikan lampu teras secara berkala agar rumah tidak terlihat mencolok sedang kosong,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya  memasti­kan personel tetap siaga 24 jam selama masa libur Lebaran. Masya­rakat yang mengalami atau melihat keadaan darurat dapat segera meng­­hubungi hotline resmi BPBD atau layanan kedaruratan yang tersedia.

Dikatakan Mahdiar, korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran di Kota Tangerang. Selain itu, dalam tiga bulan terakhir ini, kebakaran di area lapak barang bekas juga menjadi atensi khusus yang sedang dikoordinasikan ber­sama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan OPD terkait.

”Pasca-Lebaran nanti, kami akan bergerak lebih masif ke wilayah-wilayah untuk melakukan penda­taan dan memastikan setiap pelaku usaha memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang standby, terutama di lokasi yang rawan,” tandasnya. (ziz)

 

Sumber: