BJB FEBRUARI 2026

Dewan Rapi Gelar Kenduri Ramadan

Dewan Rapi Gelar Kenduri Ramadan

KENDURI RAMADAN: Dewan Rapi gelar Kenduri Ramadan di Tangerang untuk cetak generasi yang paham agama secara tekstual, kontekstual, lengkap dengan skill videografi dan public speaking.-Zakky Adnan/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, MAUK — Mengantisipasi fenomena pemahaman agama yang sempit di kalangan generasi muda, Anggota DPRD Fraksi PKB Muhamad Rapiudin Akbar menyelenggarakan kegiatan Kenduri Ramadan.

Kegiatan tersebut digelar di Majelis Talim Yayasan Akbar Initiative, Gang Proyek, Kampung Kebonan, RT 06 RW 02, Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Minggu sore.

Acara ini bertujuan untuk mencetak santri dan pelajar yang tidak hanya mahir membaca teks keagamaan, tetapi juga mampu memahami konteks sosial dan modernitas.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mendalami ilmu agama dengan metode yang komprehensif.

Dewan Rapi, begitu ia akrab disapa, menekankan bahwa pendidikan agama saat ini tidak boleh berhenti pada hafalan semata.

Dalam sambutannya, Dewan Rapi menjelaskan, kurikulum Kenduri Ramadan dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam.

Beberapa materi unggulan yang diajarkan meliputi, peserta diajak membedah hadis tidak hanya secara tekstual, tetapi juga memahami derajat hadis dan relevansi penerapannya di masa kini (Studi Hadis).

Kemudian, pembahasan mendalam mengenai ketuhanan secara logis serta teknik menjadi ahli tafsir (Mufassir) yang mumpuni. Saat ini, beberapa peserta tercatat sudah berhasil menghafal 5 hingga 10 juz Alquran.

Selain ilmu agama, Kenduri Ramadan juga fokus pada pemberdayaan diri agar para santri siap menghadapi tantangan zaman.

Di bawah bimbingan para ahli, peserta diberikan pelatihan khusus di antaranya, pelatihan kemampuan menyampaikan ilmu kepada masyarakat dengan cara yang efektif (Public Speaking).

Kemudian, mengasah kemampuan menulis konten yang menarik dan enak dibaca (Kepenulisan), membekali peserta dengan keterampilan produksi video agar pesan-pesan dakwah dapat tersebar luas dan diterima dengan baik oleh audiens digital (Videografi).

”Kami ingin setelah mereka pulang dari sini, mereka mampu menelan ilmu dengan baik, menyampaikannya dengan lisan yang fasih, dan mengemasnya dalam bentuk visual yang menarik,” ujarnya.

Acara ini diharapkan menjadi momentum bagi Kabupaten Tangerang untuk melahirkan kader-kader intelektual Muslim yang terampil di berbagai bidang. (zky)

Sumber: