SMPN 1 Sukamulya Minta Siswa Tetap Produktif Selama Ramadan
KBM: Kegiatan Siswa SMPN 1 Sukamulya. DiĀharapkan siswa tetap produktif selama bulan Ramadan dalam menjalankan KBM.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 1 Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, meminta seluruh siswa untuk tetap produktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar selama bulan suci Ramadan. Dengan berbagai penyesuaian dan program yang telah disiapkan, SMPN 1 Sukamulya optimistis suasana Ramadan dapat berjalan khidmat tanpa mengurangi semangat belajar siswa.
Pihak sekolah berharap bulan suci ini menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan sekolah. Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SMPN 1 Sukamulya, Agus Sulistiyono. Ia menegaskan, Ramadan bukan menjadi alasan untuk menurunkan semangat belajar, melainkan momentum untuk meningkatkan kedisiplinan dan kualitas diri.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Justru di bulan inilah kita harus melatih diri untuk tetap disiplin, tetap produktif, dan tetap semangat. Puasa bukan halangan untuk berprestasi,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (19/2).
Agus menambahkan, sebagai bentuk penyesuaian selama Ramadan, pihak sekolah mengundurkan jam masuk sekolah agar siswa memiliki waktu istirahat yang cukup setelah sahur dan salat Subuh. Kebijakan ini diharapkan dapat meminimalisir keterlambatan serta menjaga kondisi fisik siswa selama menjalankan ibadah puasa.
“Kami memahami kondisi anak-anak yang harus bangun lebih awal untuk sahur. Karena itu jam masuk kami undurkan agar mereka tidak terburu-buru dan bisa datang ke sekolah dengan kondisi yang lebih siap,” jelasnya.
Meski terdapat penyesuaian waktu, Agus menegaskan, bahwa kualitas pembelajaran tetap menjadi prioritas. Ia meminta para siswa untuk tidak menjadikan puasa sebagai alasan bermalas-malasan di kelas.
“Kami ingin anak-anak tetap fokus belajar. Ramadan justru melatih kesabaran dan konsentrasi. Nilai akademik tetap menjadi perhatian kami,” tegasnya.
Selain kegiatan belajar mengajar seperti biasa, SMPN 1 Sukamulya juga akan menggelar kegiatan Pesantren Ramadan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa. Kegiatan tersebut akan diisi dengan tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, praktik ibadah, serta pembinaan akhlak.
Menurut Agus, Pesantren Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari pembentukan karakter siswa. Bahkan, akan ada penilaian khusus dalam kegiatan tersebut.
“Pesantren Ramadan ini wajib diikuti seluruh siswa karena akan ada penilaian. Kami ingin kegiatan ini benar-benar diikuti dengan serius. Bukan hanya hadir, tetapi juga aktif dan menunjukkan perubahan sikap yang lebih baik,” katanya.
Ia menuturkan, penilaian dalam Pesantren Ramadan mencakup aspek keaktifan, kedisiplinan, kemampuan membaca Al-Qur’an, serta pemahaman materi keagamaan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membentuk karakter itu,” katanya.
Agus juga mengimbau, para orang tua untuk turut mendukung program sekolah dengan mengawasi kegiatan anak di rumah agar tetap seimbang antara belajar, beribadah, dan beristirahat.
“Sinergi antara sekolah dan orang tua sangat penting. Kami berharap orang tua juga mengingatkan anak-anaknya untuk tetap belajar di rumah dan menjaga ibadahnya selama Ramadan,” tutupnya.(ran)
Sumber:
