SMPN 3 Cisoka Lakukan Penguatan Organisasi Sekolah
ORGANISASI: SMPN 3 Cisoka meminta kepada siswa untuk bisa jadikan organisasi sebagai wadah prestasi siswa.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 3 Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, terus berkomitmen membina karakter dan prestasi peserta didik melalui penguatan organisasi sekolah. Berbagai organisasi yang ada di lingkungan sekolah dijadikan sebagai wadah pengembangan potensi, pembentukan kepemimpinan, sekaligus ruang bagi siswa untuk saling menjaga dan peduli antar teman.
Dengan menjadikan organisasi sekolah sebagai sarana pembinaan prestasi dan solidaritas, SMPN 3 Cisoka optimistis dapat mencetak siswa yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat
Kepala SMPN 3 Cisoka Rohandi mengatakan, organisasi sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian siswa yang berprestasi, bertanggung jawab, dan memiliki rasa empati yang tinggi. Menurutnya, organisasi bukan hanya tempat berkegiatan, tetapi juga sarana pembelajaran sosial yang penting bagi siswa.
“Organisasi sekolah kami jadikan sebagai wadah bagi siswa untuk meraih prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Di dalamnya, siswa belajar disiplin, kerja sama, kepemimpinan, serta saling menghargai satu sama lain,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (29/1).
Ia menjelaskan, melalui organisasi sekolah, siswa dilatih untuk berani berpendapat, menyusun program kerja, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban. Hal tersebut diyakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan kesiapan siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Selain berprestasi, kami juga menanamkan nilai kebersamaan. Organisasi menjadi tempat siswa saling menjaga, saling mengingatkan, dan membangun solidaritas. Ini penting agar tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya.
Rohandi juga menekankan, pihak sekolah selalu memberikan pendampingan dan arahan kepada setiap organisasi agar kegiatan yang dilakukan tetap positif, dan selaras dengan tujuan pendidikan. Guru pembina turut berperan aktif dalam mengawasi serta membimbing siswa dalam menjalankan setiap program.
“Kami ingin organisasi sekolah menjadi ruang yang sehat bagi tumbuh kembang siswa. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter yang peduli terhadap sesama,” katanya.(ran)
Sumber:

