Siswa SMPN 2 Rajeg Antusias Habiskan Menu Bergizi
SISWA SANTAP MBG: Siswa SMPN 2 Rajeg, antusias mengkonsumsi menu MBG di hari ke-2.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Antusiasme siswa SMPN 2 Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dalam menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah terus terlihat hingga hari kedua pelaksanaan. Sejak perdana diluncurkan, program ini mendapat sambutan positif dari para siswa yang tampak menikmati setiap menu makanan yang disajikan.
Pada hari kedua penyaluran MBG, seluruh siswa terlihat bersemangat saat menerima paket makanan bergizi. Bahkan, hampir seluruh lauk dan menu yang disediakan selalu habis tanpa tersisa. Menu MBG yang diberikan telah disesuaikan dengan standar gizi seimbang, mencakup karbohidrat, protein, sayuran, serta buah-buahan.
Kepala SMPN 2 Rajeg, Timing Merawati mengatakan, sejak hari pertama pelaksanaan MBG, pihak sekolah melihat perubahan positif pada semangat siswa. Menurutnya, siswa tidak hanya antusias saat menerima makanan, tetapi juga lebih fokus dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
“Alhamdulillah, sejak hari pertama hingga hari kedua ini, siswa SMPN 2 Rajeg sangat antusias menerima MBG. Bahkan kami melihat sendiri semua lauk dan menu yang disajikan selalu habis. Ini menunjukkan bahwa program ini benar-benar diterima dan disukai oleh siswa,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu 28 Januari 2025.
Ia menjelaskan, menu MBG yang dibagikan sudah memenuhi standar gizi yang dianjurkan untuk anak usia sekolah. Porsi makanan pun disesuaikan agar dapat mencukupi kebutuhan energi siswa selama mengikuti pembelajaran di sekolah.
“Menu MBG ini sudah sesuai dengan porsi gizi dan standar makanan sehat. Ada karbohidrat, lauk berprotein, sayur, dan buah. Kami sangat mendukung karena ini membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa,” paparnya.
Timing Merawati menambahkan, program MBG juga memberikan dampak positif terhadap kebiasaan makan siswa. Banyak siswa yang sebelumnya memilih jajanan sembarangan kini mulai terbiasa mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
“Kami melihat perubahan perilaku siswa. Mereka lebih semangat makan makanan sehat dan tidak lagi terlalu bergantung pada jajanan yang kurang sehat. Ini tentu sangat baik untuk pertumbuhan dan kesehatan mereka,” jelasnya.
Timing berharap, program MBG dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Selain membantu pemenuhan gizi siswa, program ini juga dinilai mampu mendukung peningkatan konsentrasi belajar dan kesehatan peserta didik secara keseluruhan.
“Kami berharap program MBG ini terus berjalan. Manfaatnya sangat besar bagi siswa, baik untuk kesehatan, semangat belajar, maupun pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini,” tutupnya.(ran)
Sumber:

