BJB NOVEMBER 2025

Siswa SMPN 1 Sepatan Diajarkan Pola Makan Sehat

Siswa SMPN 1 Sepatan Diajarkan Pola Makan Sehat

SOSIALISASI: Puskesmas Sepatan mendatangi SMPN 1 Sepatan untuk melakukan sosialisasi mengenai gizi kepada siswa.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 1 Se­patan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, mene­rima kegiatan sosialisasi gizi dari Puskesmas Sepatan. So­sialisasi ini dalam rangka mem­peringati Hari Gizi Na­sional. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkat­kan pemahaman tentang pen­tingnya asupan gizi yang baik dan seimbang bagi per­tumbuhan dan kesehatan ge­nerasi muda.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas kesehatan dari Pus­kesmas Sepatan memberikan penjelasan secara rinci me­ngenai pola makan sehat, kandungan gizi yang dibu­tuhkan tubuh, serta dampak negatif yang dapat timbul akibat kekurangan gizi. Para siswa juga diberikan edukasi tentang pentingnya mengon­sumsi makanan bergizi se­imbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral sesuai dengan kebutuhan usia re­maja.

Kepala SMPN 1 Sepatan Sugeng Atmoko menyam­pai­kan apresiasi atas pelaksa­naan kegiatan sosialisasi gizi tersebut. Menurutnya, ke­giatan ini sangat penting un­tuk menanamkan kesadar­an sejak dini kepada para siswa tentang pentingnya menjaga pola makan dan kesehatan tubuh.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa SMPN 1 Sepatan dapat memahami betul apa itu gizi seimbang dan bagaimana cara mene­rapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak perlu dibekali pengetahuan yang cukup agar mereka tidak salah dalam memilih makanan,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (21/1)

Ia menambahkan, peri­ngat­an Hari Gizi Nasional menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan seluruh warga sekolah, khususnya siswa, agar lebih peduli terhadap kesehatan diri. Menurutnya, kesehatan dan kecukupan gizi memiliki peran besar dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah.

“Kami menyadari bahwa gizi yang baik sangat berpe­ngaruh terhadap konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta tumbuh kembang siswa. Jika gizi mereka terpenuhi dengan baik, maka prestasi akademik maupun non­aka­demik juga akan meningkat,” katanya.

Sugeng juga menegaskan, pihak sekolah terus berupaya mendukung program-pro­gram kesehatan yang bersi­nergi dengan instansi terkait, salah satunya dengan Puskes­mas Sepatan. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut demi mencip­takan lingkungan sekolah yang sehat dan ramah bagi tumbuh kembang siswa.

“Kami sangat terbuka dan mendukung penuh kegiatan edukasi kesehatan seperti ini. Sekolah bukan hanya tem­pat belajar akademik, tetapi juga tempat memben­tuk kebiasaan hidup sehat. Oleh karena itu, sinergi de­ngan puskesmas sangat kami butuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut Sugeng meng­imbau, kepada para siswa agar dapat menerapkan ilmu yang telah diterima selama sosialisasi, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Ia juga meminta peran orang tua untuk ikut mengawasi dan mendukung pola makan sehat anak-anaknya. “Kami berha­rap apa yang disampaikan oleh petugas puskesmas hari ini tidak ber­henti sebagai pe­ngetahuan saja, tetapi benar-benar di­prak­tikkan. Mulai da­ri sa­rapan sebelum berang­kat sekolah, membawa bekal s­ehat, hingga mengurangi konsumsi jajanan yang kurang sehat,” tutupnya.(ran)

Sumber: