Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
PROTES: Warga Tanjung Pasir menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes dan kekecewaan akibat jalan yang tidak kunjung diperbaiki. -Randy Yasetiawan/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TELUKNAGA — Warga Desa Tanjung Pasir, Kecamatan TELUKNAGA, Kabupaten Tangerang, meluapkan kekecewaan terhadap kondisi Jalan Raya Tanjung Pasir yang rusak parah. Mereka menanam pohon pisang di tengah badan jalan yang rusak.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes karena hingga kini belum ada respons dari Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk melakukan perbaikan jalan.
Pantauan di lokasi, jalan yang merupakan akses utama warga menuju kawasan pesisir dan permukiman mengalami kerusakan cukup parah. Lubang-lubang besar, permukaan jalan bergelombang, serta genangan air saat hujan kerap membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Hasanudin, salah seorang warga Desa Tanjung Pasir, mengatakan aksi penanaman pohon pisang ini dilakukan karena warga sudah terlalu lama menunggu perhatian dari pemerintah daerah. Menurutnya, berbagai keluhan sudah sering disampaikan namun belum juga ditindaklanjuti.
”Kami terpaksa melakukan aksi ini sebagai bentuk protes. Jalan ini sudah lama rusak dan sangat membahayakan pengguna jalan. Sampai sekarang belum ada respons nyata dari Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (20/1).
Hasanudin menegaskan, Jalan Raya Tanjung Pasir merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang sehingga sudah seharusnya perbaikan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, bukan dibebankan kepada masyarakat.
”Ini jelas jalan kabupaten, perbaikannya juga harus dari Kabupaten Tangerang. Warga hanya ingin jalan yang layak dan aman untuk dilalui, apalagi ini akses vital untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, kerusakan jalan sering menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat hujan. Kondisi tersebut membuat warga merasa was-was setiap kali melintas.
”Sudah banyak pengendara yang jatuh karena lubang tertutup air. Kalau dibiarkan terus, bisa menelan korban lebih banyak lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Pasir Arun membenarkan bahwa warganya melakukan aksi penanaman pohon pisang di Jalan Raya Tanjung Pasir. Ia mengaku sudah melakukan pertemuan dengan warga, akan tetapi warga tetap meminta dilakukan perbaikan.
”Memang sudah beberapa kali kecelakaan. Kondisi jalan juga parah. Saya sudah sampaikan ke pihak terkait, tinggal menunggu saja perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang,” tutupnya. (ran)
Sumber:

