BJB NOVEMBER 2025

Pemkot Dorong Warga Bentuk Bank Sampah

Pemkot Dorong Warga Bentuk Bank Sampah

Sejumlah warga menunggu penimbangan sampah anorganik di bank sampah yang ada di Kelurahan Pamulang Timur, Pamulang.-Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Pemkot Tangsel mendorong masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik melalui bank sampah. Ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi penumpukan sam­pah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sam­pah yang tepat.

Melalui bank sampah peme­rintah berharap masyarakat memilah dan mengelola sam­pah organik dan anorganik. Dengan bank sampah, masya­rakat dapat menukarkan sam­pah anorganik yang memiliki nilai dengan uang.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, sampah menjadi persoalan serius yang saat ini dialami Kota Tangsel. Sehingga semua unsur atau elemen masyarakat turut ambil bagian agar masalah sampah segera dapat diatasi.

”Saat ini sedang pelaksaan Musrenbang tingkat kelurahan dan saya mendorong untuk membuat bank sampah. Bank sampah ini sudah saya instruk­sikan, malah saya sudah mem­buat Keputusan Walikota (Kep­wal),” ujarnya, Rabu, 14 Januari 2026.

Pria yang biasa disapa Pak Ben tersebut mengaku, lantaran sudah ada instruksi dan Kep­walnya maka akan dibahas di tingkat Musrenbang dan lubang biopori juga akan instruksikan semua. 

Selain tu, setiap rumah tangga juga diharapkan membuat lu­bang biopori sebanyak mung­kin. ”Di rumah teman-teman wartawan, juga di kelurahan sudah saya minta beberapa membuat Teba, membuat bio­pori dengan diameter tertentu untuk membuat sampah or­ganik. Jadi jangan semuanya diturunin di pinggir jalan, ke TPA, gak akan selesai,” tam­bahnya.

Menurutnya, dukungan yang diberikan Pemkot Tangsel un­tuk bank sampah tentu ada. Pihaknya akan melakukan in­tervensi kalau masyarakat sudah membentuk bank sam­pah. Misalnya bantuan terkait timbangan dan bahkan dari Kementerian Lingkungan Hi­dup nantinya akan menyiapkan pengepulnya (offtakernya).

”Pengepulnya itu nanti oleh Kementerian Lingkungan Hi­dup nanti akan diberikan daf­tar­nya, dan itu akan menyerap semua produk-produk dari bank sampah kita. Tapi jumlah bank sampah kita harus lebih banyak lagi,” tutupnya. (bud)

Sumber: