BJB NOVEMBER 2025

Pemkab Lanjutkan Pembangunan Gedung DKBPPPA

Pemkab Lanjutkan Pembangunan Gedung DKBPPPA

PenamĀ­pakan gedung DKBPPPA di Puspemkab Serang, yang terlihat tidak terurus belum terbangun sepenuhnya yang membuatnya terbengkalai.--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemkab Serang tahun ini akan melanjutkan pembangunan gedung Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, di Kecamatan Ciruas.

Gedung tersebut sempat mangkrak kurang lebih satu tahun karena adanya pergeseran anggaran. Saat ini, kondisi gedung baru ke­rangka bangunan dua lantai yang berdiri tanpa adanya tambahan lainnya. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan anggaran untuk melanjutkan pembangunan gedung DKBPPPA di Puspemkab Serang sebesar Rp10 miliar.

Gedung DKBPPPA dinilai sangat perlu di­bangun karena Pemkot Serang sudah menunggu kantor DKBPPPA yang ada untuk diminta aset tersebut.

"Pemkot Serang sudah mendesak, mereka minta aset gedung DKBPPPA diserahkan, maka kita akan melanjutkan pembangunannya di Puspemkab Serang. Anggarannya capai Rp10 miliar, kalau sudah selesai terbangun dan pindah baru kita serahkan," katanya, Minggu (11/1).

Zaldi mengatakan, anggaran yang disediakan tahun ini hanya cukup membangun satu gedung yaitu DKBPPPA, karena anggaran yang dimiliki sangat terbatas serta adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Berdasarkan aturan yang berlaku, ada seba­nyak delapan gedung OPD yang asetnya harus segera diserahkan ke Pemkot Serang, yang tentunya harus juga menunggu pembangunan gedung di Puspemkab Serang selesai semua.

"OPD tidak akan bisa pindah, kalau gedung di Puspemkab belum terbangun, ya harus disiap­kan dulu gedungnya baru bisa pindah dan diserahkan ke Pemkot Serang. Tahun ini, hanya satu gedung yang akan kita bangun," ujarnya.

Dikatakan Zaldi, untuk membangun satu gedung OPD di Puspemkab Serang memerlukan anggaran sebesar Rp25 miliar, karena gedung DKBPPPA ini sifatnya hanya melanjutkan maka anggaran yang dikeluarkan hanya Rp10 miliar.

Ia mengaku, akan berupaya semaksimal mungkin supaya pembangunan gedung OPD di Puspemkab Serang setiap tahunnya dapat dilakukan.

"Kita akan upayakan, agar tahun tahun berikutnya ada anggaran untuk mem­bangun gedung OPD, dengan terus kita anggarkan atau kita bisa usulkan ke pemprov supaya dapat bantuan. Saya harap, Pemkot Serang bisa membantu ke provinsi agar mau beri bantuan ke kami supaya cepat juga pemba­ngunan gedung OPD selesai," ucapnya.

Zaldi mengakui, percepatan pembangunan gedung OPD di Puspemkab Serang tidak ada target yang ditetapkan di RPJMD, namun pihaknya akan memastikan pembangunannya akan tetap menjadi prioritas tergantung ke­kuatan anggaran.

"Target kita saat ini, ingin penyehatan ke­uangan terlebih dahulu, kalau keuangan sudah sehat kan pembangunan juga bisa dilanjutkan, meskipun tidak ada di RPJMD namun tidak masalah yang penting kita upayakan," tuturnya. (agm)

Sumber: