BJB NOVEMBER 2025

Siswa Kabupaten Juara Pertama Sekolah Rakyat

Siswa Kabupaten Juara Pertama Sekolah Rakyat

Pejabat Dinsos Kabupaten Serang memfasilitasi siswa asal Kabupaten Serang kembali masuk ke Sekolah Rakyat setelah libur panjang Nataru, beberapa hari lalu.--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Seorang siswa bernama Putri Revi Mariska asal Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, meraih juara pertama pada se­mester awal di Sekolah Rakyat (SR) di Tangerang Selatan (Tang­sel).

Pres­tasi yang diraih siswa tersebut tentunya sangat luar biasa, karena di tengah keterbatasan ekonomi ke­luarganya, dirinya ber­se­mangat sekolah bahkan sampai meraih peringkat pertama di kelasnya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Ka­bupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, beberapa hari lalu.

Yadi mengatakan, SR sangat penting bagi warga yang kurang mampu, karena me­reka mempunyai kesempatan untuk berkeinginan melan­jutkan pendidikan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.

Karena di SR semua fasilitas ditanggung pemerintah daerah mulai dari biaya ma­suknya hingga seragamnya sampai lulus.

Anak-anak yang bersekolah di SR di Tangsel ini adalah mereka yang keluarganya masuk dalam desil satu dan dua di Kabupaten Serang. 

"Biaya masuk sekolah kita tanggung, sekolah rakyat ini seperti pesantren, seragam sekolah, makan semuanya ditanggung. Mereka sebetul­nya dalam potensi pendidikan bagus ya, hanya saja kurang di ekonomi keluarga saja, maka sekolah rakyat ini solusi terbaik untuk melanjutkan pendidikan anak-anak kurang mampu," katanya.

Kata Yadi, ada 20 siswa asal Kabupaten Serang yang belajar di SR Tangsel, sudah berjalan selama satu semester dan beberapa hari lalu telah kembali ke sana untuk melan­jutkan pendidikan semester berikutnya.

Di semester pertama tahun lalu, satu siswa asal Kecamatan Puloampel mendapatkan peringkat pertama di kelasnya. Hasil yang sangat membang­gakan karena dia mempunyai potensi tinggi di bidang pen­didikan.

"Ini sangat luar biasa ya, siswa kami bisa meraih juara pertama di kelasnya. Artinya, kualitas belajar mereka sangat bagus, hanya saja keadaannya kurang mampu, nah dengan keberadaan sekolah rakyat ini sangat membantu gitu," ujarnya.

Dikatakan Yadi, sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut apakah SR di Tangsel akan membuka kuota lagi atau tidak.

Apabila ada, pihaknya akan mengusahakan untuk me­ngirim lagi warga Kabupa­ten Serang yang kurang mampu, supaya mendapatkan kesem­patan belajar lebih tinggi.

"Kita lihat di sana di sekolah rakyatnya, kalau memang nanti ada kuota lagi tetap kita ngu­sulin supaya bisa berse­kolah," ucapnya.

Disinggung progres persiap­an SR di Kabupaten Serang, kata Yadi, masih berupaya mencari tanah seluas 5 sampai 7 hektare, sesuai dengan peraturan pemerintah pusat untuk nantinya bakal di­bangun SR.

Sumber: