BJB FEBRUARI 2026

Pererat Silaturahmi, Kecamatan Setu Gelar Pingpong Antar-Kelurahan

Pererat Silaturahmi, Kecamatan Setu Gelar Pingpong Antar-Kelurahan

Sekda Bambang Noertjahjo mengembalikan bola saat melawan Kelurahan Kademangan pada turnamen Pingpong Silaturahmi Cup antar Kelurahan dan Kecamatan di Aula Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Kamis 8 Januari 2026. -Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, SETU — Kecamatan Setu meng­gelar turnamen ping­pong atau tenis meja antar Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Tangsel. Turnamen bertajuk Silaturahmi Cup ini digelar di aula Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Kamis 8 Januari 2026.

Event perdana di awal 2026 ini menjadi ruang kebersa­maan bagi aparatur sipil ne­gara (ASN) lintas wilayah, se­kaligus sarana menyegarkan energi setelah rutinitas pela­yanan publik.

Sekretaris Daerah Kota Tang­sel Bambang Noertjahjo meng­apresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Silaturahmi Cup menjadi mo­mentum positif untuk menga­wali tahun dengan suasana keakraban dan kegembiraan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya ke­giatan Silaturahmi Cup ini. Kegiatan ini menjadi momen­tum yang sangat baik untuk mengawali tahun 2026 dengan suasana kebersamaan, keak­raban, dan kegembiraan,” ujar­nya.

Menurut Bambang, ke depan kegiatan serupa akan digilir pelaksanaannya di seluruh kecamatan di Tangsel. Setu menjadi titik awal pelaksanaan Silaturahmi Cup, sebelum nan­tinya bergantian digelar di kecamatan lain.

“Hari ini kita mulai di Keca­matan Setu, dan selanjutnya akan bergantian di kecamatan lain. Tujuan utamanya jelas, yaitu mempererat silaturahmi antar-camat, lurah, dan selu­ruh ASN kewilayahan,” ka­tanya.

Ia juga menegaskan, kegiatan ini bukan bentuk pengabaian tugas pelayanan kepada ma­sya­rakat, melainkan upaya mengisi ulang energi agar ASN lebih siap menghadapi tantangan kerja ke depan.

“Hari ini izinkanlah kita se­jenak meminta izin kepada masyarakat untuk memberi ruang bagi diri kita sendiri. Bukan untuk melalaikan tugas, tetapi justru untuk mengisi ulang energi, agar ke depan kita semakin siap menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik di tahun 2026,” tutur Bambang.

Turnamen tenis meja dipilih karena dinilai sederhana, mi­nim risiko, dan dapat diikuti oleh semua kalangan ASN. Bambang pun menekankan bahwa esensi utama kegiatan ini bukan soal kemenangan.

“Hari ini tidak ada yang ka­lah. Juara satu, dua, atau tiga hanyalah bonus. Target utama kita adalah tertawa bersama, bersorak bersama, berkeringat bersama, dan pulang dengan hati yang senang. Itulah esensi dari Silaturahmi Cup ini,” te­gasnya.

Lebih lanjut, Ketua Panitia Silaturahmi Cup, Adhi Mus­tofa, menjelaskan turnamen ini merupakan kegiatan per­dana yang digelar untuk mem­pererat hubungan antar-kelu­rahan dan kecamatan di Tang­sel.

“Iya, ini pertama kali dilaksa­nakan di awal tahun 2026. Kegiatan ini merupakan rang­kaian silaturahmi untuk me­ngawali tahun baru, memper­erat hubungan antar-kelura­han dan kecamatan se-Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, total pe­serta yang ambil bagian men­capai 72 orang. Peserta berasal dari 54 kelurahan yang ma­sing-masing mengirim satu tim, ditambah perwakilan ke­camatan dan tim tamu.

“Total ada 72 peserta. Peserta berasal dari 54 kelurahan, masing-masing mengirim sa­tu tim. Kemudian dari keca­matan, masing-masing mengi­rim dua tim. Selain itu ada juga tim tamu dari Kopingho. Kebetulan pembinanya adalah Pak Sekda, sehingga beliau juga ikut berpartisipasi sebagai peserta,” jelas Adhi.

Sumber: