SMPN 2 Curug Ingatkan Siswa Patuhi Aturan Sekolah
ATURAN SEKOLAH: SMPN 2 Curug minta siswa untuk bisa kembali mematuhi aturan sekolah yang telah ditetapkan saat masuk ke sekolah.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 2 Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengingatkan seluruh peserta didik untuk kembali mematuhi tata tertib sekolah saat masuk kembali ke sekolah usai masa libur. Pihak sekolah menegaskan, siswa wajib menjaga kerapihan, mulai dari rambut yang rapi serta datang tepat waktu.
SMPN 2 Curug berharap, seluruh siswa dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan tertib, disiplin, dan penuh semangat, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung peningkatan prestasi akademik maupun pembentukan karakter siswa.
Kepala SMPN 2 Curug Purwaningsih mengatakan, penegakan kedisiplinan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa. Hal ini agar siswa juga terbiasa hidup tertib, disiplin, dan bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
“Setelah libur sekolah, kami mengingatkan kembali kepada seluruh siswa agar memperhatikan kerapihan diri. Rambut harus rapi sesuai aturan sekolah, kuku harus pendek dan bersih, serta seragam dikenakan dengan rapi dan lengkap. Ini adalah aturan dasar yang harus dipatuhi oleh seluruh siswa,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (4/1).
Purwaningsih menegaskan, kerapihan bukan sekadar soal penampilan, tetapi juga mencerminkan sikap disiplin dan kesiapan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, siswa yang rapi dan disiplin akan lebih mudah fokus dalam belajar.
“Kerapihan adalah cerminan dari kedisiplinan. Jika sejak awal siswa sudah dibiasakan untuk tertib dalam hal kecil seperti penampilan, maka hal tersebut akan berdampak positif pada sikap dan perilaku mereka dalam belajar,” paparnya.
Selain kerapihan, Purwaningsih juga menekankan pentingnya ketepatan waktu. Ia mengingatkan agar siswa tidak datang terlambat ke sekolah, karena keterlambatan dapat mengganggu proses belajar mengajar dan merugikan siswa itu sendiri. “Kami juga mengingatkan siswa agar datang ke sekolah tepat waktu. Jangan sampai ada yang terlambat. Ketepatan waktu adalah bagian dari kedisiplinan yang harus ditanamkan sejak dini. Dengan datang tepat waktu, siswa bisa mengikuti pelajaran dengan maksimal,” katanya.
Purwaningsih menambahkan, pihak sekolah akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kedisiplinan siswa, terutama pada hari-hari awal masuk sekolah setelah libur. Guru dan wali kelas akan berperan aktif dalam mengingatkan serta membimbing siswa agar mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan.
“Kami tidak hanya menegur, tetapi juga membina. Guru-guru akan terus memberikan arahan dan contoh kepada siswa. Tujuannya agar siswa memahami bahwa aturan sekolah dibuat untuk kebaikan mereka sendiri,” tuturnya.(ran)
Sumber:

