BJB NOVEMBER 2025

Selama Nataru, 1,8 Juta Kendaraan Lintasi Tol Tamer

Selama Nataru, 1,8 Juta Kendaraan Lintasi Tol Tamer

MELINTAS: Sejumlah kendaraan melintasi tol Tangerang-Merak belum lama ini.-Astra Infra Tol Tamer-Tangerang Ekspres

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Astra Infra Tol Tangerang-Merak (Tamer) mencatat, periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 terdapat sebanyak 1.806.509 kendaraan telah melintasi jalur utama penghubung Pulau Jawa dan Sumatra, dengan rata-rata lalu lintas harian 154.091 kendaraan.

Jumlah tersebut turun 1,4 persen dibandingkan periode yang sama pada saat Nataru tahun 2025, atau naik 7,9 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal.

Direktur Operasional ASTRA Tol Tamer Rinaldi mengatakan, meskipun secara total volume kendaraan cukup tinggi, terdapat beberapa tren menarik pada arus masuk dan keluar gerbang tol utama.

Pertama pada Gerbang Tol Cikupa (Entrance), sebanyak 574.413 kendaraan telah masuk sejak H-4 Tahun Baru. Secara harian, tercatat 46.811 kendaraan, yang menunjukkan penurunan sebesar 10,61 persen dibanding periode yang sama tahun lalu."Pada gerbang Tol Merak (Exit), sebanyak 92.441 kendaraan telah keluar menuju Pelabuhan Merak sejak 28 Desember 2025. Angka ini turun cukup tajam, yakni 94,41% dibandingkan periode tahun 2024," katanya dalam keterangan yang diterima Tangerang Ekspres, Senin (29/12).

Ia menjelaskan, pihaknya telah menerapkan pembatasan Kendaraan barang untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, pembatasan operasional kendaraan barang atau sumbu 3 atau lebih, kereta tempelan/gandengan, dan pengangkut hasil galian/bangunan diberlakukan dan akan berlangsung hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB."Itu sudah mulai diberlakukan," ungkapnya.

Pihak Astra Tol Tamer mengimbau pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Sebelum bepergian, pastikan mendapatkan informasi live report kondisi lalu lintas."Bagi Sahabat Astra Infra sebelum memulai perjalanan pastikan kondisi kendaraan layak jalan dengan melakukan pengisian BBM cukup, mengecek kondisi ban baik," tuturnya.

Lebih lanjut, pengguna jalan tol juga harus memastikan kondisi fisik pengemudi dalam kondisi prima, serta saldo E-Toll mencukupi. "Jika lelah, istirahatlah di rest area terdekat di KM 43 dan KM 68 arah Merak, dan KM 45 dan KM 68 arah Jakarta," ungkapnya.

"Bagi yang ingin menyeberang ke Sumatra, wajib membeli tiket melalui aplikasi/web Ferizy setidaknya H-1 keberangkatan," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Manajemen Keberlanjutan dan Komunikasi Perusahaan Uswatun Hasanah mengatakan, dalam menghadapi potensi peningkatan volume lalu lintas pada periode Nataru, ASTRA Tol Tamer telah melakukan berbagai upaya peningkatan layanan. 

"Pada aspek konstruksi, dilakukan perawatan perkerasan jalan melalui kegiatan rekonstruksi dan pelapisan ulang aspal scrap, fill and overlay/ SFO di sejumlah titik sepanjang Ruas Tol Tangerang-Merak, baik arah Jakarta maupun arah Merak, yang telah dilaksanakan sejak beberapa bulan sebelumnya guna memastikan kondisi jalan dalam keadaan mantap dan laik operasi," katanya.

Dari sisi layanan transaksi, ASTRA Tol Tamer menyiagakan tambahan 27 Mobile Reader, 9 Gardu Tandem secara situasional di gerbang tol yang berpotensi mengalami kepadatan, didukung dengan 15 personel layanan transaksi serta teknisi sistem tol yang bersiaga 24 jam. 

"Sementara pada layanan lalu lintas, petugas operasional disiagakan penuh selama periode Nataru dan terus berkoordinasi dengan Kepolisian Jalan Raya (PJR), Kepolisian wilayah, serta Dinas Perhubungan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan," paparnya.(mam/and)

Sumber: