BJB

Maryono Semprot Pegawai Telat Apel

Maryono Semprot Pegawai Telat Apel

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan memimpin apel pagi pegawai di lingkungan Puspemkot Tangerang, Senin (12/10).-Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -

Menurutnya, penyusunan anggaran tidak boleh berhenti pada pemenuhan kebutuhan masing-masing perangkat daerah, tetapi harus berorientasi pada manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Program yang tidak mendukung prioritas pembangunan perlu dievaluasi, sementara kegiatan yang berdampak pada kesejahteraan warga harus diperkuat.

Maryono mencontohkan peningkatan alokasi beasiswa dari 384 menjadi 600 penerima sebagai bagian dari upaya memperkuat program Gampang Sekolah. Ia juga menyinggung rencana peningkatan subsidi bagi sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemkot Tangerang, dari Rp250 ribu menjadi Rp500 ribu.

Selain itu, ia meminta OPD lebih serius menerjemahkan program prioritas ke dalam kegiatan nyata. Salah satunya melalui pembagian alat tulis bagi masyarakat saat kunjungan lapangan yang berkaitan dengan pendidikan. Menurutnya, kegiatan pemerintah seharusnya tidak sebatas seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat konkret bagi warga.

Maryono menyayangkan rencana pembagian alat tulis yang telah beberapa kali disampaikan, tetapi belum terealisasi hingga memasuki triwulan terakhir 2026. Ia meminta persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran tahun berikutnya.

“Jadi, silakan dilihat lagi, prospek lagi, yang tidak berorientasi kepada kemaslahatan, anggaran dikurangi, tapi yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat, itu yang ditingkatkan,” ujarnya.

Menutup arahannya, Maryono mengingatkan seluruh pegawai bahwa anggaran pemerintah bersumber dari uang rakyat sehingga harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pelayanan yang optimal. Ia meminta pegawai bekerja dengan tulus, menjaga amanah, serta memastikan setiap program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kalian digaji oleh uang rakyat, bukan oleh uang kami. Bekerjalah dengan tulus, bertanggung jawab terhadap apa yang dikerjakan, dan amanah terhadap apa yang dititipkan,” pungkasnya. (mg-9)

Sumber: