BJB

PB Stress-Rungkad Satukan Pecinta Badminton

PB Stress-Rungkad Satukan Pecinta Badminton

TURNAMEN: Panitia turnamen bulutangkis PB Streas dan PB Rungkad foto bersama sebelum turnamen yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dimulai. -Panitia Turnamen For Tangerang Ekspres-

"Pengalaman saya dan teman-teman membentuk regulasi ini supaya menyeimbangkan. Dalam artian, di lapangan bisa jadi tontonan yang enak, nyaman dan seimbang," ungkapnya.

Setelah melalui babak penyisihan grup, peserta yang lolos akan melanjutkan ke babak 16 besar, kemudian 8 besar, semifinal dan final. Panitia juga menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp7 juta untuk dua kategori.

Cang Rivan berharap, turnamen tersebut dapat meningkatkan sportivitas sekaligus memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pemetaan level pemain kepada para penyelenggara turnamen badminton.

Dengan adanya pemetaan tersebut, penyelenggara turnamen berikutnya diharapkan tidak lagi kesulitan menentukan level peserta. Mereka dapat mengetahui kemampuan pemain dan menempatkannya pada kategori yang sesuai.

"Harapannya kita lebih punya wawasan dan jalur regulasi. Jadi teman-teman yang membuat turnamen tidak bingung menentukan pemain masuk ke level mana. Kita bisa menambah level turnamen," tuturnya.

Ia menegaskan, hal terpenting dalam kolaborasi tersebut bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menjaga sportivitas dan membangun semangat saling mendukung antarpelaku bulutangkis.

"Yang penting satu, sportivitas kita jaga dan saling mendukung satu sama lain," tutupnya.

Sementara itu, Ketua PB Stress Nawi mengatakan, kolaborasi kedua klub tersebut berawal dari kegiatan latihan bersama yang selama ini dilakukan. Kebersamaan tersebut kemudian dikembangkan melalui penyelenggaraan turnamen badminton.

"Kita sering main bareng. Lalu PB Rungkad sama PB Stress kolaborasi mengadakan turnamen bulutangkis ini," ujarnya.

Pria yang biasa disapa Bana Nawi ini mengaku, pertandingan bukan semata-mata soal mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarpemain dan komunitas bulutangkis.

Ia menilai hasil pertandingan, baik menang maupun kalah, merupakan bagian dari permainan. Hal yang lebih penting adalah kebersamaan dan silaturahmi yang terbangun melalui kegiatan olahraga.

"Bagus sih, jadi bisa silaturahmi. Menang kalah urusan belakangan," jelasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, PB Stress dan PB Rungkad berharap kegiatan olahraga di lingkungan masyarakat dapat terus berkembang. Turnamen juga diharapkan menjadi agenda yang mampu mempertemukan lebih banyak pecinta bulutangkis sekaligus memperkuat kebersamaan. (bud)

Sumber: