PKM Prodi Teknik Industri Unpam, Peduli Lingkungan Hidup Sehat

PKM Prodi Teknik Industri Unpam, Peduli Lingkungan Hidup Sehat

PAMULANG – Tak henti menyebar virus positif. Kali ini, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi (prodi) Teknik Industri, Universitas Pamulang (Unpam) membangun kepedulian masyarakat melalui gerakan bersih lingkungan dan pemeriksaan kesehatan gratis, kepada masyarakat Desa Batu Jajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tak sekadar sosialisasi atau penandatanganan MoU. Dosen dan mahasiswa Prodi Teknik Industri menggelar berbagai kegiatan positif untuk masyarakat. Mulai dari membuka perpustakaan kecil untuk anak-anak Cigudeg membaca buku. Menggelar pemeriksaan kesehatan gula darah dan tekanan darah kepada para orangtua. Tak ketinggalan gerakan hidup bersih, sejumlah mahasiswa melakukan aksi nyata dengan gotong royong bersih-bersih lingkungan. “Kami berusaha membangun kesadaran indahnya dan pentingnya kebersihan. Jika lingkungan mereka bersih dan merasakan langsung asrinya dan enaknya bersih. Kami yakin, lusa mereka akan kembali menerapkan bersih-bersih lingkungan,” ungkap  Estiningsih, salah satu dosen Unpam. Ia pun menjelaskan, selama waktu giliran menunggu pemeriksaan kesehatan. Para orangtua diberikan sedikit sosialisasi terkait ekonomi kreatif. Dikesempatan tersebut, dosen-dosen juga menggelar edukasi pengolahan pisang menjadi sesuatu yang bernilai jual. “Ini menjadi inspirasi mereka untuk memulai usaha kecil menambah nilai ekonomi mereka. Sejujurnya, banyak warga bisa membuat atau menciptakan makanan atau karya kreatif yang bernilai. Tapi banyak juga dari mereka tidak tahu memulainya, prosesnya hingga pengolahan bisninya,” kata dosen yang sering disapa Ningsih. Dengan itu, disinilah peran dosen dan mahasiswa Teknik Industri. Membangun kesadaran berbisnis, mendorong dan menginsprasi mereka untuk memulai lalu membina hingga menjadi UKM yang mandiri. Sementara itu, Endang Kusnandan, Sekretaris Desa Batu Jajar menuturkan rasa terimakasihnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kata Endang, dengan kerjasama ini selanjutnya para warga bisa lebih banyak menerima pengetahuan terkait kreatvitas, lingkungan serta pengolahan bisnis. Ia pun berharap, kedepan warga warga Batu Jajar bisa menjadi warga yang mandiri memanjukan perekonomian daerah hingga menjadi percontohan di Bogor. “Saya setuju dengan kegiatan-kegiatan yang seperti ini. Mereka bisa tapi kurang informasi, pembelajaran nyata seperti ini bisa membangun motivasi bagi mereka untuk memulai usaha kecil-kecilan yang kita tidak ketahui bisa saja menjadi pembisnis rumahan yang dikenal banyak daerah,” imbuhnya.(bun)

Sumber: