BTPN Syariah Komitmen Berdayakan Masyarkat Inklusi

BTPN Syariah Komitmen Berdayakan Masyarkat Inklusi

Petugas BTPN Syariah saat memberikan support kepada nasabah di Kecamatan Cikulur, Rabu (15/5/2024)--

TANGERANGEKSPRES.ID - Bank BTPN Syariah terus berkomitmen dalam memberdayakan masyarakat inklusi dengan memberikan pembiayaan untuk modal usaha dan pendampingan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Lebak. Bahkan, BTPN  syariah ini menjadi satu-satunya bank yang fokus melayani masyarakat prasejahtera produktif, terutama bagi kaum hawa.

"Visi misi kami adalah menciptakan kesempatan tumbuh bersama demi mengubah hidup jutaan masyarakat inklusi Indonesia menjadi lebih sejahtera,” kata Ainul Yaqin, Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah, saat kunjungan ke nasabah di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Rabu (15/5/2024).

Lanjut dia, hari ini (Rabu-red) melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS) yakni di sentra Cilame, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak 

BTPN Syariah memberdayakan masyarakat inklusi dengan program pelatihan, pendampingan, transaksi keuangan, dan angsuran.

"Kunjungan kami ini untuk memberikan support kepada warga khususnya nasabah BTPN Syariah sehingga pembiayaan, pelatihan dan pemberdayaan dapat terus tumbuh hingga meningkatkan perekonomian keluarga," ujarnya.

Habibi, Kepala Desa Cigoong Utara mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BTPN Syariah, sehingga kegiatan pemberdayaan masyarakat di desanya cukup berhasil. Hal itu, berkat pendampingan dan pelatihan yang dilakukan secara paripurna oleh petugas BTPN Syariah.

"Iya saya sudah menyaksikan langsung, program yang digulirkan BTPN Syariah hingga membuat warganya produktif," tuturnya.

Siska, nasabah BTPN Syariah Warga Cigoong Utara mengaku, keberadaan BTPN Syariah dalam membangun usahanya sangat membantu. Bukan hanya mendapatkan pembiayaan, melainkan juga pendampingan dan pelatihan yang terus menerus hingga usaha yang digelutinya berkembang.

"Saya masuk menjadi nasabah sejak 2015, pertama mendapat pembiayaan Rp 2 juta kini sudah Rp 20 juta dan usaha sembako saya terus meningkat dan berkembang ke usaha lainnya," ucap Siska. (*)

Sumber: