Diskoumperindag Pastikan Lokasi KDMP Tak Asal
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat saat diwawancarai wartawan di depan gedung Setda Kabupaten Serang, Rabu (3/6). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Viral di media sosial (medsos) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dibangun di lokasi yang asal-asalan di salah satu daerah. Letaknya ada yang di tengah jalan, dalam tempat pemakaman umum (TPU), saling berhadapan, hingga di atas gunung.
Menanggapi hal itu, Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat memastikan lokasi KDMP di Kabupaten Serang sudah strategis, di lokasi yang mudah terjangkau masyarakat seperti di pinggir jalan raya.
Sehingga tidak ada KDMP di Kabupaten Serang, yang dibangun baik di atas gunung, di tengah jalan, hingga di lokasi yang tidak strategis lainnya.
"Kalau untuk di Kabupaten Serang, lokasi KDMP sudah strategis dan masih terjangkau, rata-rata hampir di pinggir jalan semua. Meskipun masuk ke dalam, tapi tidak begitu jauh dari jalan raya dan sudah cukup bagus karena kita terus pantau," katanya saat diwawancarai wartawan di depan gedung Setda Kabupaten Serang, Rabu (3/6).
Adang mengatakan, penentuan lokasi pembangunan KDMP sudah diatur dalam aturan yang berlaku, salah satunya di bangun di lahan 1.000 meter dan harus di bangun di tempat yang strategis.
Pihaknya melakukan pemantauan terhadap KDMP yang akan dibangun, supaya tata letak lokasinya tidak asal-asalan, agar strategis bagi masyarakat.
"Di Kabupaten Serang masih aman, bisa dicek aja langsung, tidak ada yang salah lokasi masih bisa terjangkau masyarakat. Ada KDMP yang di TPU kuburan, namun bukan di dalamnya melainkan di pinggirnya, masih terjangkau," ujarnya.
Dikatakan Adang, KDMP yang ada di Kabupaten Serang yang sudah 100 persen ada 28, dan yang lainnya sedang dalam proses, seperti yang akan dibangun ada 58 KDMP, dan yang belum mempunyai lahan kurang lebih 134 KDMP.
"Kita belum punya target kalau yang belum punya lahan itu kapan selesainya, karena kita fokus ke yang sudah punya lahan dan sedang dibangun, kita akan terus berupaya supaya selesai semua," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Diskoumperindag Kabupaten Serang Mokhamad Rifki mengatakan, jumlah desa yang tidak memiliki lahan untuk dibangunkan KDMP saat ini jumlahnya semakin berkurang, karena sudah ada banyak desa mulai membangun KDMP.
Salah satu kendala tersebar desa sulit cari lahan yaitu luas lahan yang dibutuhkan cukup luas, sebab untuk tahap pertama dibutuhkan lahan sekitar 20×30 meter sehingga sulit direalisasikan.
"Saat ini sedang kita kejar cari lahannya, nanti ada tahap kedua, yang memiliki luas lahan yang kurang, dan tahap ketiga penyelesaian untuk yang betul-betul tidak punya lahan," ujarnya. (agm)
Sumber:


