hut bjb

Penyertaan Modal ke Perumda Belum Untung

Penyertaan Modal ke Perumda Belum Untung

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas saat diwawancarai wartawan di salah satu cafe di Kota Serang, Kamis (21/5). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyebutkan penyertaan modal yang diberikan Pemkab Serang ke Perumda Tirta Albantani sampai sekarang ini belum balik modal.

Sebagian besar anggaran penyertaan modal ini digunakan Perumda untuk investasi jaringan perpipaan dan pelayanan sosial masyarakat.

Najib mengatakan, berdasarkan Perda, untuk total amanat penyertaan modal dari Pemkab Serang ke Perumda mencapai Rp350 miliar, namun sampai sekarang baru terealisasi sekitar Rp75 miliar, masih bisa bertambah hingga 2030.

Dari Rp75 miliar yang sudah diberikan sampai kini untuk balik modal belum sepenuhnya tercapai. Karena sebagian anggaran digunakan untuk investasi, yang kini diketahui bahwa Perumda akan mengelola air minum kemasan.

”Penyertaan modal belum sepenuhnya kita berikan, baru Rp75 miliar akan dicicil sampai 2030 nanti, namun untuk balik modal belum sepenuhnya tercapai. Perumda punya dua fungsi, sosial dan bisnis, untuk tutupi sosial ditetapkan pembentukan anak perusahaan untuk mengelola air minum kemasan,” katanya, Kamis (21/5).

Najib mengatakan, potensi dari air permukaan selama ini yang belum terolah masih cukup besar, daripada terbuang lebih baik dimanfaatkan untuk menjadi produk air minum kemasan.

Sehingga Perumda berencana membentuk anak perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan air minum dalam kemasan yang rencananya akan direalisasikan tahun ini.

Pengambilan airnya direncanakan dari Kecamatan Baros, sedangkan untuk lokasi pabrik akan dilakukan studi kelayakan dahulu sesuai tata ruang, namun dipastikan pabriknya berada di kawasan industri atau wilayah penunjang industri agar sesuai dengan regulasi tata ruang.

”Pembentukan kelembagaan anak perusahaan ini rencananya akan menggandeng perusahaan asal Korea Selatan sebagai mitra kerjasama,” ujarnya.

Dikatakan Najib, kinerja Perumda mencatat­kan tren yang positif serta kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkab Serang cukup bagus.

Kemudian jangkauan layanan air bersih melalui sambungan rumah juga terus bertambah, serta di tahun ini hingga 2027 Perumda akan mendapatkan dukungan bantuan dari pemerintah pusat.

”Bantuan dari pemerintah pusat ini untuk percepatan sambungan rumah, yang nilainya sekitar Rp6 miliar pada Oktober dan November. Lalu di 2027 ada bantuan lagi Rp155 miliar, untuk wilayah Kragilan dan Ciruas, mendukung untuk kebutuhan air bersih di Puskesmas dan Rumah Sakit Adhyaksa,” ucapnya.

Untuk kontribusi PAD Perumda, kata Najib, tahun ini ditetapkan sebesar Rp1,5 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai Rp1,3 miliar.

Menurutnya, Perumda masih membutuhkan dukungan penyertaan modal dari pemerintah daerah, karena bisnis utama mereka berfokus pada layanan sambungan rumah dan pengem­bangan jaringan perpipaan.

Sumber: