Kepuasan Infrastruktur Lampaui Target

Minggu 18-10-2026,18:38 WIB
Reporter : Aldi Alpian Indra
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG—Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) Kota Serang 2026 mencapai 73,08, melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar 72,84. Meski demikian, sejumlah sektor infrastruktur masih membutuhkan pembenahan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Serang, W. Hari Pamungkas, mengatakan hasil pengukuran tersebut mencerminkan penilaian masyarakat terhadap kualitas dan kepuasan layanan infrastruktur. Nilai kualitas infrastruktur tercatat 74,83, sedangkan tingkat kepuasan masyarakat sebesar 71,33.

Pengukuran yang dilakukan Bapperida bersama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) itu melibatkan 600 responden dari enam kecamatan. Kajian mencakup 18 indikator, antara lain jalan, drainase, air bersih, persampahan, sanitasi, penerangan jalan, ruang terbuka hijau, dan fasilitas pelayanan publik.

Berdasarkan hasil pengukuran per wilayah, Kecamatan Serang meraih nilai tertinggi sebesar 73,58, disusul Kasemen 73,39, Cipocok Jaya 73,30, Walantaka 73,00, Taktakan 72,61, dan Curug 72,21.

“Hasil ini sekaligus menjadi gambaran terhadap persepsi masyarakat mengenai kualitas sekaligus kepuasan terhadap berbagai layanan infrastruktur yang tersedia,” ujarnya, Minggu (18/10).

Hari mengatakan, perbedaan nilai tersebut menunjukkan kebutuhan infrastruktur setiap kecamatan tidak sama. Kecamatan Curug membutuhkan perhatian pada jaringan jalan, drainase, dan keselamatan jalan. Sementara itu, Walantaka memerlukan peningkatan layanan sanitasi dan penguatan bank sampah.

Di Cipocok Jaya, prioritas meliputi jalan, ruang terbuka hijau, dan sanitasi. Kecamatan Taktakan membutuhkan peningkatan fasilitas pelayanan dan infrastruktur lingkungan, sedangkan Kasemen perlu memperkuat akses air bersih, keselamatan jalan, dan pengelolaan sampah.

Selain itu, pembenahan juga diperlukan pada layanan sanitasi komunal, pemerataan air bersih perpipaan, kelengkapan rambu lalu lintas, serta fasilitas keselamatan jalan. Pengelolaan sampah dan kenyamanan ruang pelayanan kelurahan turut menjadi perhatian.

Menurut Hari, hasil IKLI akan menjadi salah satu dasar penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran.

“Capaian yang telah melampaui target RPJMD menjadi pijakan untuk mempertahankan kinerja yang sudah baik sekaligus memperbaiki aspek pelayanan yang masih membutuhkan perhatian,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur dan pemerataan pelayanan publik. 

“Kalau saya yang penting pembangunan infrastruktur harus sesuai kebutuhan masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga,” katanya. (ald)

Kategori :