Zakiyah Janji Bangun PLTS Komunal di Pulo Tunda

Selasa 22-09-2026,21:29 WIB
Reporter : Agung Gumelar
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah berjanji akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di Pulo Tunda, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang yang bekerjasama dengan PLN UPB3 Banten Utara.

Hal itu dilakukan supaya masyarakat Pulo Tunda di Desa Wargasara ini bisa mendapatkan akses layanan listrik selama 24 jam, yang sebelumnya hanya 12 jam.

Hal itu disampaikannya pada saat melaksanakan rapat bersama dengan PLN UPB3 Banten Utara di Pendopo Bupati Serang, Selasa (22/9). 

Zakiyah mengatakan, mengenai rasio elektrifikasi yang sudah mencapai 99,9 persen dimana hampir seluruh wilayah sudah teraliri listrik, namun masih ada satu wilayah yaitu Pulo Tunda yang belum mendapatkan akses listrik secara penuh.

"Dari total 326 desa, rasio elektrifikasi di Kabupaten Serang sudah mencapai 99,9 persen, hampir 100 persen teraliri listrik, tinggal satu saja yang belum teraliri listrik. Sehingga, kita upayakan su­paya Pulo Tunda teraliri listrik 24 jam," katanya kepada wartawan.

Upaya yang dilakukan, kata Zakiyah, mengajukan ke pihak PLN supaya bisa dibangunkan PLTS di 2027 agar agar Pulo Tunda bisa teraliri listrik secara penuh. 

Karena selama ini masyarakat Pulo Tunda hanya bisa menik­mati listrik selama 12 jam, sehingga Pemkab Serang ber­upaya memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan listrik.

"Insya Allah 2027 Pulo Tunda bisa teraliri listrik dari PLTS, kita sudah bekerjasama de­ngan PLN untuk membangun PLTS Komunal di sana. Karena sebelumnya, kita sudah ber­surat ke Komisi XII DPR RI, sudah berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Pem­prov Banten, alhamdulillah ini hasil dari upaya kita," ujarnya.

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelang­gan Banten Utara Hasudungan Siahaan mengatakan, Pulo Tunda telah masuk dalam rencana listrik desa untuk 2027 yang akan dilayani oleh PLTS Komunal.

Dengan begitu masyarakat di sana tidak lagi hanya 12 jam mendapatkan listrik, tetapi bisa 24 jam mereka bisa menikmati listrik.

"Untuk bulannya belum kita pastikan, namun untuk ang­garannya akan dikejar di 2027 mendatang, semoga bisa terea­lisasi," katanya. (agm)

Kategori :