TANGERANGEKSPRES.ID, MAUK — Pemantauan harga bahan pangan pokok pada pekan pertama Agustus 2026 di Pasar Tradisional Mauk, Kabupaten Tangerang, menunjukkan dinamika pergerakan harga yang bervariasi. Sejumlah komoditas utama seperti beras, daging sapi, dan cabai terpantau relatif tinggi, namun pasokannya dipastikan aman.
Ketua Pengelola Pasar Tradisional Mauk Zainuddin menyampaikan, pemantauan harga rutin dilakukan guna mendukung pengawasan dan pengendalian inflasi daerah. Menurutnya, secara umum stok barang pokok di tingkat pedagang masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Kami terus memantau pergerakan harga dan ketersediaan pasokan sembako di lapangan secara berkala. Ketersediaan bahan pokok di Pasar Mauk saat ini terpantau aman dan stabil," ujar Zainuddin, Rabu (5/8/2026).
Berdasarkan data laporan pemantauan harga per Rabu (5/8), berikut daftar rata-rata harga beberapa komoditas pangan utama di Pasar Mauk.
Beras premium (IR 64/1) dijual di kisaran Rp15.000 per kg. Sementara beras medium (IR 64/2 & IR 64/3) berada di rentang Rp14.000 per kg, dan beras Bulog SPHP dijual seharga Rp12.000-Rp13.000 per kg.
Daging sapi paha depan/belakang serta sandung lamur dipatok sebesar Rp133.000 hingga Rp135.000 per kg. Sedangkan daging ayam ras berkisar Rp36.000 per kg.
Cabai merah keriting dijual Rp35.000-Rp40.000 per kg, cabai rawit merah di kisaran Rp47.000-Rp50.000 per kg, dan cabai rawit hijau Rp45.000 per kg. Untuk bawang merah rata-rata Rp30.000-Rp32.000 per kg, dan bawang putih honan/kating di kisaran Rp35.000-Rp40.000 per kg.
Minyakita/minyak goreng kemasan berada di harga Rp15.700 per liter, minyak goreng curah Rp18.500-Rp19.000 per liter, dan gula pasir seharga Rp20.000 per kg. Telur ayam ras stabil di angka Rp26.000 per kg.
Zainuddin menambahkan, koordinasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang terus ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga dan menjaga stabilitas pasokan di tingkat pedagang pasar. (zky/apw)