Taufik melanjutkan, untuk stok air bersih masih terhitung cukup meski Sungai Cisadane mengalami kekurangan debit. Ia terus berkoordinasi dengan stakeholder dan kecamatan hingga desa untuk monitor dampak musim kemarau. ”Stok air bersih di kita masih cukup. Agar cepat dan banyak yang terkover kami libatkan PDAM dan PMI serta pihak lain dalam distribusi air bersih,” jelasnya.
Terpisah, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memastikan pengiriman air bersih tidak terganggu meski debit Sungai Cisadane berkurang saat musim kemarau. Kata dia, banyak pihak terlibat saat pengiriman air bersih kepada masyarakat terdampak musim kemarau. ”Kita banyak pihak yang terlibat dalam pengiriman air bersih. Ada PDAM ada PMI ada dinas perkim dan juga stok air bersih kita masih cukup. Untuk lahan pertanian nanti kita akan bantu dengan pompa untuk pengairan lahan persawahan. Sekarang sedang didata berapa yang terdampak,” jelasnya.(dan-sep)