TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengadakan acara lebaran anak yatim dan dhuafa, di lapangan tenis Indoor Pemkab Serang, Senin (29/6).
Ada sebanyak 1.500 anak yatim dan dhuafa se-Kabupaten Serang yang hadir di lokasi acara dan diberikan santunan sebesar Rp450 ribu serta peralatan lengkap untuk keperluan sekolah.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ketua Baznas Kabupaten Serang Hasanudin, Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, seluruh kepala OPD dan pejabat lainnya.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, lebaran anak yatim rutin dilaksanakan setiap tahunnya, namun tahun ini berbeda karena ditambah dengan kaum dhuafa ikut mendapatkan santunan.
Ia berharap Baznas Kabupaten Serang bisa terus menambah ZIS-nya, supaya bisa lebih banyak lagi anak yatim dan dhuafa yang mendapatkan santunan serta nilainya pun ikut bertambah untuk diberikan.
"Acara yang biasa kami lakukan setiap tahun sekali, tahun lalu hanya anak yatim dan sekarang penerimanya ada kaum dhuafa. Semoga dalam menghimpun zakatnya bisa lebih besar lagi, kalau besar kita juga akan memberikan ke mustahik lebih besar lagi," katanya saat diwawancarai di lokasi acara.
Zakiyah mengatakan, ada 1.500 anak yatim yang menerima santunan sebesar Rp450 ribu per anak, serta mendapatkan peralatan sekolah seperti tas dan lainnya.
"Alhamdulillah sudah kita berikan semua, total ada Rp675 juta yang kita keluarkan untuk diberikan ke seluruh anak yatim dan dhuafa," ujarnya.
Zakiyah berharap, dengan adanya lebaran anak yatim dan dhuafa dapat meningkatkan kepedulian sosial, dapat memperhatikan lebih terhadap anak yatim.
Selain itu seluruh OPD diminta untuk memberikan santunan kepada anak yatim, ketika melaksanakan kegiatan di lapangan diharapkan bisa menyempatkan diri untuk memberikan santunan ke anak yatim.
"Kalau bukan kita siapa lagi yang peduli terhadap mereka, mohon tidak hanya kali ini saja para OPD dan yang lainnya bisa memberikan santunan pada anak yatim. Saya yakin tidak ada manusia yang bakal miskin, jatuh miskin karena dia berinfak jadi teruslah menebarkan kebaikan," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Baznas Kabupaten Serang Hasanudin mengatakan, penyaluran santunan ke anak yatim dan dhuafa dilakukan secara serentak, dengan melibatkan pihak kecamatan agar lebih tepat sasaran.
Jumlahnya tahun ini bertambah dari sebelumnya hanya 1.000, kini menjadi 1.500 dan diyakininya sudah semua anak yatim dan dhuafa disantuni.
"Kerja sama dengan kecamatan dilakukan agar penyaluran lebih mudah, aman, dan tepat sasaran. Tahun ini jumlah bertambah, Insyaallah ini semua sudah tersantuni semuanya," katanya. (agm)