TANGERANGEKSPRES.ID, PAMULANG — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangsel terus memperluas akses pelayanan keluarga berencana (KB) melalui program KB Dinamis.
Program layanan bergerak ini menyasar seluruh kecamatan di Kota Tangsel dengan fokus pelayanan kontrasepsi jangka panjang berupa implan dan Intra Uterine Device (IUD).
Penata Kependudukan dan KB Muda DP3AP2KB Kota Tangsel Aryo Darmawan mengatakan, layanan KB Dinamis rutin digelar untuk memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan yang jauh.
"Terakhir kami melaksanakan layanan KB Dinamis di Kecamatan Pamulang. Pada kegiatan tersebut kami melayani 18 peserta KB implan dan 22 peserta KB IUD," ujarnya kepada Tangerang Ekspres, beberapa waktu lalu.
Aryo menambahkan, dari dua metode kontrasepsi jangka panjang yang tersedia, implan masih menjadi pilihan terbanyak masyarakat. Berdasarkan data pelayanan sepanjang Januari hingga Juni 2026, sekitar 70 persen peserta memilih menggunakan implan.
"Implan masih menjadi metode yang paling diminati. Banyak akseptor baru merasa lebih nyaman menggunakan metode ini, selain itu ada juga peserta yang datang untuk mengganti implan lama dengan yang baru," tambahnya.
Menurutnya, salah satu keunggulan implan adalah mampu memberikan perlindungan terhadap kehamilan hingga tiga tahun sehingga dinilai lebih praktis dan efektif dalam membantu pasangan mengatur jarak kelahiran.
"Implan memiliki masa pakai hingga tiga tahun sehingga cukup efektif sebagai metode kontrasepsi jangka panjang," jelasnya.
Sejak awal 2026, DP3AP2KB telah melaksanakan belasan kegiatan KB Dinamis di berbagai wilayah Kota Tangsel. Dari seluruh kegiatan tersebut, ratusan akseptor telah mendapatkan pelayanan kontrasepsi.
Aryo berharap program jemput bola tersebut dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan KB sekaligus mendukung upaya pengendalian penduduk dan peningkatan kesehatan keluarga di Kota Tangsel.
"Dari Januari sampai sekarang sudah belasan kali layanan KB Dinamis dilaksanakan dan jumlah akseptor yang mendapatkan pelayanan sudah mencapai ratusan orang," tutupnya. (bud/esa)