Wagub Banten Ingatkan 3K dalam Sektor Pariwisata

Minggu 21-06-2026,20:54 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Nata­kusumah terus mengingatkan kepada seluruh kalangan untuk meningkatkan terkait 3K yakni, Kebersihan, Kenyamanan, dan Keamanan dalam sektor pa­riwisata. Sebab hal ini akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi ma­syarakat di Provinsi Banten.

”Banten ini memiliki daerah-daerah dengan sumber daya alam yang tingkat wisatanya bagus, sektor pariwisata harus menjadi perhatian bersama, terutama dari segi kebersihan, kenyamanan dan keamanan,” katanya saat menghadiri Ex­citing Banten Festival 2026 di Plaza Aspirasi, KP3B Curug, Kota Serang, Sabtu (20/6).

Dimyati menuturkan, penye­lenggaraan Exciting Banten Festival menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pro­mosi pariwisata sekaligus mem­­perkenalkan beragam po­tensi yang dimiliki. Oleh ka­rena itu, pengem­bangan sek­tor pariwisata harus menjadi prioritas pembangunan daerah.

Untuk mendukung pengem­bangan tersebut, Dimyati me­minta Dinas Pariwisata me­nyiapkan paket-paket wisata serta melakukan kajian ke­layakan atau feasibility study (FS) guna memetakan kebu­tu­han pengembangan destinasi. Termasuk dukungan infra­struktur yang diperlukan.

”Sehingga kebijakan pem­bangunan harus memberi per­hatian besar kepada kawas­an-kawasan wisata,” ujarnya.

Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi. Kehadiran wisatawan akan menciptakan aktivitas ekonomi yang berdampak langsung kepada masyarakat melalui berbagai sektor usaha.

”Begitu wisatawan datang, dampak ekonominya sangat besar. Mereka membeli berba­gai kebutuhan, memanfaatkan jasa yang tersedia dan meng­gerakkan perekonomian ma­syarakat sekitar,” terangnya.

Selain wisata alam, Dimyati menilai Banten memiliki po­tensi wisata yang beragam, mulai dari wisata religi, wisata budaya, wisata kuliner, wisata musik hingga e-sport. Khusus wisata religi, selama ini banyak masyarakat dari luar daerah datang ke Banten untuk me­lakukan ziarah ke sejumlah tokoh dan situs bersejarah yang tersebar di berbagai wilayah.

Dimyati juga menekankan pentingnya pembangunan fasilitas publik di kawasan wisata untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Menurutnya, ketersediaan fasilitas yang baik akan men­dorong semakin banyak wisa­tawan datang ke Banten.

Selain infrastruktur, Dimyati mengingatkan pentingnya penerapan sadar wisata di tengah masyarakat. Ia menilai destinasi wisata harus didu­kung lingkungan yang bersih, aman, nyaman, indah dan masyarakat yang ramah ter­hadap wisatawan.

Berkembangnya sektor pari­wi­sata juga akan membuka peluang usaha bagi masya­rakat. Mulai dari perdagangan, kuliner, penginapan, homestay hingga berbagai layanan pendukung lainnya yang mampu meningkatkan kese­jahteraan warga.

”Kalau ingin wisata ber­kembang, lingkungannya harus nyaman, aman dan masyarakatnya harus ramah. Sadar wisata dan Sapta Pesona harus terus disosialisasikan karena manfaatnya akan dira­sakan langsung oleh ma­syarakat di sekitar destinasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Eli Susiyanti me­ngatakan Exciting Banten Festival 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang me­libatkan subsektor ekonomi kreatif. Selama dua hari, pelaksanaan di Plaza Aspirasi KP3B, digelar sejumlah per­lombaan seperti tari tradi­sional, lomba band, e-sport Mobile Legends dan Parade Wastra Banten.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan kreativ­itasnya, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi daerah kepada masyarakat luas.

”Melalui Exciting Banten Festival, masyarakat dapat melihat bahwa Banten bukan hanya memiliki kekayaan alam yang indah, tetapi juga memiliki potensi budaya, wisata religi, ekonomi kreatif dan berbagai talenta kreatif yang patut dibanggakan,” katanya.

Kategori :