TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Tim SAR gabungan berhasil menemukan Warga Negara Asing (WNA) asal China, Ma Cuan Pho, yang hilang terseret ombak di Pantai Cikeusal, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak dalam keadaan tak bernyawa.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Pantai Cibobos, Desa Karangkamulyan, sekitar pukul 17.00 WIB, Minggu (12/4) bersama tiga temannya. Namun, petugas pantai berhasil menyelamatkan ketiga teman Korban.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan jasad korban sekitar satu kilometer dari tempat kejadian pada hari kedua pencarian, Senin (13/4) sekitar pukul 10.30 WIB.
“Benar, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian awal korban dinyatakan hilang,” kata Kapolsek Pangarangan AKP Acep Komarudin, melalui sabungan telepon.
Menurutnya, proses pencarian pada hari kedua dilakukan dengan pemantauan udara menggunakan drone milik Basarnas. Dari hasil pemantauan, terlihat objek mengapung di perairan yang diduga merupakan korban.
“Dengan ditemukannya objek tersebut, Tim SAR gabungan langsung menurunkan perahu karet (Ruber Boot) di area Pantai Karangsongsong, untuk melakukan evakuasi objek yang diduga kuat korban,” ujarnya.
Setelah tim mencapai lokasi, objek yang terlihat dipastikan merupakan jasad korban. Proses evakuasi kemudian dilakukan menggunakan perahu karet untuk dibawa ke daratan.
“Usai evakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Malingping, sambil menunggu kedatangan pihak keluarga korban,” paparnya.
Ketua Balawista Lebak, Erwin Komara Sukma mengaku, petugas keamanan pantai hampir setiap jam selalu mengingatkan para pengunjung untuk tidak berenang di area terlarang. Karena area terlarang atau soon merah memiliki ombak yang cukup ganas dan dilarang untuk berenang.
"Kami tidak bosan-bosan untuk mengimbau kepada wisatawan, tapi memang mereka kadang bandel dan tidak mau mendengarkan imauan petugas," ucapnya. (fad)