TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten menyebut penanganan volume sampah di sejumlah titik krusial Provinsi Banten, khususnya di kawasan wisata dan perkotaan, menunjukkan tren positif selama periode libur Lebaran tahun ini.
Kepala DLHK Banten, Wawan Gunawan, mengaku bahwa jumlah volume sampah mengalami kenaikan dibanding tahun lalu di kawasan wisata dan perkotaan pada momen Lebaran.
Namun pihaknya tidak bisa menyebutkan persentase kenaikan volume sampah secara total l, sebab masih menunggu laporan resmi dari pemerintah kabupaten/kota.
"Peningkatan (volume) memang ada, seperti di Bali-nya Banten yaitu Anyer dan Carita. Tapi kalau untuk besarannya nanti ya nunggu data dulu," katanya, Senin (6/4).
Ia menjelaskan, meski volume sampah meningkat, namun proses penanganannya lebih baik dibanding tahun lalu, sehingga tidak ada lagi sampah berserakan di kawasan wisata. "Jadi walaupun naik, tapi alhamdulillah semua terkendali," ujarnya.
Menurut Wawan, perbedaan signifikan dalam penanganan sampah tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya terletak pada aspek kolaborasi.
Koordinasi intensif telah dilakukan sejak dua minggu sebelum hari raya untuk mengantisipasi penumpukan sampah di jalur-jalur wisata mulai dari Anyer, Panimbang, hingga kawasan Labuan.
"Tahun ini kita kerjasama yang lebih solid antara Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kabupaten Pandeglang," ungkapnya.
Ia menjelaskan, pengangkutan sampah dari kawasan wisata langsung diarahkan ke tempat pemrosesan seperti Cilowong.
"Tahun ini penanganannya jauh lebih baik. Kuncinya adalah kolaborasi dan koordinasi yang kuat. Kami sudah melakukan pemetaan dan tindak lanjut sejak awal," tuturnya.
Wawan mengaku, pihaknya tengah mengumpulkan data komprehensif terkait total tonase sampah yang dihasilkan selama masa liburan untuk dijadikan bahan evaluasi kebijakan pengelolaan lingkungan di masa mendatang.
"Nanti kita sampaikan kalau datanya sudah ada ya," jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni memastikan seluruh wisata pantai yang ada di Banten aman dan nyaman untuk dikunjungi.
Pihaknya telah mengoptimalkan seluruh fasilitas publik di kawasan wisata. Hal ini untuk menjamin keselamatan wisatawan, sekaligus memberikan kenyamanan lewat kebersihan lingkungan.
"Kami memastikan ketersediaan air bersih, toilet, hingga area parkir di titik-titik wisata berfungsi dengan baik. Kami juga berkoordinasi dengan pengelola hotel dan pantai untuk menjaga standar pelayanan serta kebersihan lingkungan," katanya.