TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat melalui berbagai macam program yang dijalankannya.
Salah satu programnya yaitu menyebarkan spot baca diantaranya ada di Pendopo Bupati Serang, Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, dan di gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) di Kecamatan Pabuaran.
Di spot baca tersebut ada barcode sebagai akses digital menuju bukur elektronik (e-Book), dengan cara scan barcode-nya, lalu akan muncul buku-buku, dan tinggal pilih mau buku mana yang akan dibacanya.
Kepala DPKD Kabupaten Serang Rahmat Fitriyadi mengatakan, spot baca dengan memasang scan barcode dilakukan dalam rangka menuju digitalisasi, untuk memudahkan masyarakat mengakses buku di e-Book menggunakan handphone.
Meskipun belum tersebar di 29 kecamatan namun diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat, dengan cara yang lebih efektif dan efisien melalui digitalisasi.
"Spot bacanya belum banyak, kita upayakan nanti diperbanyak juga, setiap spot baca dipasangkan barcode tinggal scan pakai handphone nanti ke digital e-Book semua buku muncul," katanya, Minggu (5/4).
Rahmat mengatakan, pihaknya juga sudah membuat jadwal perpustakaan keliling (pusling), yang akan berkeliling ke desa, posyandu, sekolah, fasilitas umum, dan kelompok masyarakat sebagai sasarannya.
Selain itu pembangunan gedung Perpusda yang ada di Kecamatan Pabuaran juga sudah selesai, hanya tinggal membangun akses jalannya supaya rapi dan rencananya mulai beroperasi tahun ini.
"Pembangunan gedungnya sudah selesai, saat ini PUPR mempersiapkan akses jalannya supaya rapi, kita konsultasi ke pusat kalau sudah disetujui kita akan langsung launching tahun ini," ujarnya.
Dikatakan Rahmat, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi terkait perpustakaan yang bekerjasama dengan Dindikbud Kabupaten Serang di seluruh SD dan SMP.
"Supaya Perpusda ini diketahui oleh semua masyarakat khususnya anak sekolah, supaya lebih minat dalam membacanya, kita sudah mendata kebutuhan apa saja disana," ucapnya.
Selain itu, kata Rahmat, DPKD Kabupaten Serang juga berupaya menata pengelolaan arsip di OPD baik tingkat kabupaten maupun kecamatan tahun ini dengan berbagai kegiatan yang dilakukan.
"OPD sampai kecamatan sudah kita berikan sosialisasi realisasi terkait indeks pengawasan kearsipan, kita juga meminta mereka tahun ini bisa melengkapi kebutuhan kearsipan. Kemudian, kami minta mereka di 2027 mulai menganggarkan pengelolaan kearsipan, untuk memudahkan kita dalam mengelola arsip," ucapnya. (agm)