TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak mencatat kecelakaan (laka) laut selama libur lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, tercatat sebanyak 40 kasus, terjadi di kawasan wisata pantai, dengan dua wisatawan dilaporkan meninggal dunia.
Erwin Komara Sukma, Ketua Balawista Kabupaten Lebak mengatakan, tingginya angka kecelakaan laut selama libur lebaran dipicu oleh perilaku wisatawan yang mengabaikan peringatan keselamatan di kawasan pantai.
“Kita sudah siapkan bendera merah, petugas sudah mengimbau, tapi di lapangan masih banyak yang mengabaikan,” kata Erwin kepada wartawan, melalui sambungan telepon, Selasa (31/3).
Menurut dia, kondisi alam seperti gelombang tinggi dan arus kuat memang berisiko, namun insiden justru banyak terjadi karena pengunjung tetap beraktivitas di zona berbahaya yang telah diberi tanda larangan.
"Sebetulnya jika wisatawan patuh dan tidak masuk ke zona merah, laka laut bisa terhindarkan," ujarnya.
Erwin menjelaskan, dari total kejadian tersebut, dua wisatawan dilaporkan meninggal dunia. Salah satu korban merupakan wisatawan asal Pandeglang yang terseret ombak di Pantai Sawarna. Korban sempat mendapatkan penanganan medis setelah berhasil dievakuasi, namun tidak dapat diselamatkan.
Sementara itu, korban lainnya yang berasal dari Depok dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Pulau Manuk.
“Setiap laka laut, kita bersama tim SAR gabungan berupaya melakukan pencarian,” tutur Erwin.
Herdin, relawan BPBD Lebak di Kecamatan Panggarangan menambahkan, kasus kecelakaan laut terjadi di sejumlah titik wisata pantai selatan Lebak. Mulai dari kawasan Pantai Ciantir, Goa Langir, Pasir Putih Ciara, hingga Karang Seke yang dikenal memiliki karakter ombak besar dan arus kuat.
Ia menegaskan, upaya pengawasan di lapangan telah dilakukan secara maksimal oleh petugas. Namun, keselamatan tetap bergantung pada kepatuhan pengunjung terhadap rambu yang telah dipasang.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keselamatan juga tergantung kepatuhan wisatawan. Jangan abaikan peringatan,” ucapnya. (fad)