SMPN 1 Sepatan Langsung Gelar Pesantren Ramadan

Rabu 25-02-2026,15:49 WIB
Reporter : Randy Yasetiawan
Editor : Sihara Pardede

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Mengawali masuk sekolah, SMPN 1 Se­patan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, langsung menggelar kegiatan pesantren kilat atau pesantren Ramadan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas VII hingga IX.

Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin sekolah setiap bulan Ramadan. Hal ini sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter religius di lingkungan sekolah. Sejak pagi hari, para siswa antusias mengikuti rang­kaian kegiatan. Kepala SMPN 1 Sepatan Sugeng Atmoko me­ngatakan, pesantren kilat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program pembinaan karakter siswa yang berkelanjutan.

“Pesantren Ramadan ini sudah menjadi agenda rutin kami setiap tahun. Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk karakter siswa yang islami, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman aga­ma yang lebih baik,” ujar Sugeng Atmoko Ke­pada Tange­rang Ekspres, Senin (23/2)

Ia menambahkan, selama bu­lan Ramadan, porsi pembe­lajaran keagamaan akan lebih banyak dibandingkan hari bia­sa. Materi yang diberikan meli­puti tadarus Al-Qur’an, kajian akhlak, praktik ibadah seperti salat dhuha dan salat berjamaah, hingga tausiyah yang disampai­kan oleh guru maupun nara­sumber dari luar sekolah.

“Selama Ramadan, kegiatan dan pelajaran keagamaan me­mang kami perbanyak. Ini se­bagai momentum pemben­tukan karakter. Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual dan moral,” pa­parnya.

Menurut Sugeng, pesantren kilat dikemas secara menarik dan interaktif agar siswa tetap semangat meski sedang menja­lankan ibadah puasa. Beberapa kegiatan juga dirancang dalam bentuk diskusi kelompok, kuis Islami, serta praktik langsung ibadah sehari-hari agar siswa dapat memahami materi secara aplikatif.

”Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman sangat penting di tengah perkem­bang­an zaman yang semakin kom­pleks. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membentengi siswa dari penga­ruh negatif dengan mena­nam­kan nilai religius sejak dini,” katanya.

Sugeng menjelaskan, seluruh siswa diwajibkan mengikuti kegiatan pesantren Ramadan sebagai bagian dari penilaian sikap dan karakter. Dengan demikian, sekolah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, te­tapi benar-benar memberikan dampak positif dalam pem­bentukan pribadi siswa yang berakhlak dan berprestasi.

”Ramadan adalah bulan pe­nuh berkah. Kami ingin me­man­faatkan momen ini untuk me­nanamkan kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada se­luruh siswa. Harapannya, ke­biasaan baik yang dibangun selama Ramadan bisa terus diterapkan di bulan-bulan be­ri­kutnya,” tutupnya.(ran)

Kategori :