Bapenda Akan Buat Kompetisi Pendapatan Desa

Senin 19-01-2026,21:39 WIB
Reporter : Agung Gumelar
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang berencana membuat kompetisi pendapatan desa sebagai upaya mendorong pe­ningkatan kemandirian fiskal dan optimalisasi potensi eko­nomi di tingkat desa. 

Program ini dirancang untuk memacu kreativitas pemerintah desa dalam menggali sumber-sumber Pendapatan Asli Desa (PADes), untuk kemudian bisa dirasakan dengan Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPRD)-nya.

Kepala Bapenda Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha mengatakan, akan dibuatkan sistem disertai aplikasinya la­yak­nya liga sepakbola, yang disebut dengan liga desa fiskal dan tentunya masyarakat bisa melihat langsung melalui hand­phone desanya berada di peringkat berapa.

Hal tersebut bisa memacu semangat para kepala desa untuk berlomba-lomba me­ning­katkan serta menggali PA­Des-nya, supaya desanya tidak berada di rangking paling bawah.

"Agar bagi hasilnya tinggi dan bisa dimanfaatkan oleh desa dan masyarakat, ini menjadi simbiosis mutualisme, kami tidak bisa melakukannya sen­dirian, karena pegawai yang terbatas tidak mungkin cukup untuk bisa meng-cover seluruh potensi yang ada di 29 keca­matan dan 326 desa. Artinya, kita butuh peranan aktif dari pemerintah desa untuk ber­partisipasi aktif dalam hal ba­gai­mana menjadi duta-dutanya pendapatan, dengan begitu saya yakin kemandirian secara fiskal akan kuat di Pemkab Serang," katanya, Senin (19/1).

Menurut Farhan, kompetisi ini akan melibatkan seluruh desa se-Kabupaten Serang, yang setiap desanya akan dinilai ber­dasarkan kemampuan me­ning­katkan pendapatan, inovasi pengelolaan potensi lokal, serta tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel.

Kompetisi pendapatan desa ini juga diharapkan dapat menjadi sarana berbagi praktik baik antardesa, dan yang berha­sil mencatatkan peningkatan pendapatan signifikan akan dijadikan contoh bagi desa lain dalam mengembangkan sektor unggulannya.

"Ini sesuai dengan asta cita presiden nomor enam, yaitu pembangunan dimulai dari desa, ekonomi, pemerataan dan sebagainya, dan keman­dirian di desa akan terwujud juga karena semua bergerak. Mudah-mudahan ini bisa men­­dorong motivasi dari ma­sya­rakat desa untuk mem­bangun desanya lebih baik, pe­merintah desa semakin mandiri secara finansial dan mampu mening­katkan kese­jahteraan masyara­kat mela­lui pengelolaan potensi lokal yang berkelanjutan," ujarnya.

Pihaknya kini sedang men­coba memetakan terlebih da­hulu apa saja potensi dari masing-masing desa, untuk mengetahui apakah cukup relevan diaplikasikan kompetisi tersebut di tahun ini mengingat kini ada efisiensi anggaran.

Anggota Komisi III DPRD Ka­bupaten Serang dari Fraksi Partai Nasdem, Pendi meng­apresiasi Bapenda dengan ada­­nya te­robosan baru melalui pro­gram kompetisi pendapatan desa.

Ia menilai, program tersebut sangat bagus karena nantinya dapat mendorong peningkatan PAD Kabupaten Serang sekali­gus memperkuat kemandirian desa.

"Kami pasti mengapresiasi dengan adanya terobosan baru dari Kepala Bapenda Kabupaten Serang. Kami di legislatif, sesuai dengan fungsinya yaitu peng­awasan, pasti ikut mengawal juga terhadap kebijakan-ke­bijakan yang menurut kami bagus, dan juga sebagai bentuk semangat dari Pemkab Serang dalam upaya menaikkan PAD," katanya kepada wartawan me­lalui pesan singkat WhatsApp. (agm)

Kategori :