Siswa Hanya Terima Satu Seragam Gratis

Senin 19-01-2026,21:34 WIB
Reporter : Aldi Alpian Indra
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan mulai menyalurkan program sera­gam sekolah gratis pada awal tahun ajaran baru, Juli 2026. Namun, bantuan tersebut tahun ini hanya diberikan satu setel bagi peserta didik baru di sekolah negeri.

Seragam yang dibagikan berupa putih-merah untuk siswa sekolah dasar (SD) dan putih-biru bagi siswa sekolah menengah pertama (SMP). Kebijakan ini berbeda dari rencana awal yang menar­getkan pemberian empat jenis seragam sekaligus.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri mengatakan pembagian se­ragam akan dilakukan ber­samaan dengan masuknya peserta didik baru.

“Nanti mulai bulan Juli, pas masuk tahun ajaran baru. Peserta didik baru akan men­dapatkan satu setel seragam,” ujarnya, Senin (19/1).

Ia menjelaskan, pembatas­an jumlah seragam tidak terlepas dari kebijakan efi­siensi anggaran yang ber­dampak pada alokasi belanja daerah. “Tahun ini satu setel seragam dulu, karena pe­nganggaran kemarin terkena efisiensi,” katanya.

Awalnya, Pemkot Serang mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar untuk pengadaan seragam sekolah. Namun, setelah dilakukan penyesuaian, anggaran terse­but berkurang signifikan. 

Saat ini, pengadaan se­ragam untuk siswa SD di­alokasikan sebesar Rp1,7 miliar dan un­tuk SMP sekitar Rp1,1 miliar.

“Yang tadinya empat setel, sekarang hanya bisa direa­lisasikan satu setel. Ang­gar­an­nya tidak besar,” ujarnya.

Meski demikian, Nuri ber­harap jumlah bantuan se­ragam dapat ditingkatkan pada tahun anggaran berikut­nya. “Mudah-mudahan 2027 nanti bisa dianggarkan untuk dua jenis seragam. Tahun ini cuma Rp1,1 miliar untuk SMP dan Rp1,7 miliar untuk SD,” tuturnya.

Terkait jumlah penerima, Dindikbud belum dapat memastikan secara pasti ka­rena masih menunggu hasil penerimaan peserta didik baru. Berdasarkan data tahun sebelumnya, jumlah siswa baru di Kota Serang mencapai sekitar 6.000 orang. 

“Jumlahnya nanti tergan­tung daya tampung sekolah. Setelah siswa baru masuk, baru dilakukan pengukuran seragam, kemudian diba­gikan,” jelasnya.

Program seragam gratis tahun ini juga masih terbatas bagi siswa di sekolah negeri. “Sementara ini khusus untuk sekolah-sekolah negeri dulu. Untuk sekolah swasta belum,” tuturnya. 

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi me­negaskan, keberlanjutan program seragam gratis tetap menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pen­didi­kan, meski di tengah ke­terbatasan fiskal.

“Setiap siswa tetap men­dapatkan satu seragam. Ini me­nunjuk­kan komitmen pe­merintah meskipun ang­garannya di­pangkas. Program tetap kami jalankan,” katanya.

Budi juga membuka pe­luang penambahan jumlah bantuan seragam pada tahun mendatang apabila kondisi keuangan daerah membaik. “Insya Allah, jika anggaran sudah kembali normal, tahun depan bisa kita tambah lagi jumlah seragam yang diberi­kan,” katanya. (ald)

Kategori :