Hamka Mundur, Icha Pimpin KONI Tangsel

Kamis 11-12-2025,19:47 WIB
Reporter : Tri Budi Sulaksono
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Mahludin pim­pin Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Tangsel periode 2025-2029. Hal terse­but dipastikan setelah dila­kukan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) IV Koni Kota Tangsel di Hotel Aroso, Pe­sanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu, 10 De­sember 2025 malam.

Pria yang hiasa disapa Icha tersebut menggantikan Ketua Koni periode 2021-2025 Ham­ka Hamdaru. Dalam Musorkot tersebut Icha ditetapkan se­bagai Ketua Koni Tangsel pe­riode 2025-2029 setelah calon lain yakni Hamka Ham­daru yang merupakan peta­hana menyatakan mengun­durkan diri.

Diketahui, Musorkot tersebut ada dua kandidat yang men­daftar memenuhi syarat se­bagai calon ketua, yakni Mah­ludin (Icha) dan Hamka Ham­daru. Pada sesi Sidang Pleno V yang mengagendakan penyampaian visi dan misi calon ketua, secara menge­jutkan Hamka Handaru me­nya­takan mundur dari pen­calonan.

Kemudian Hamka membe­rikan dukungan penuh kepada Icha yang disampaikan secara terbuka di hadapan seluruh peserta Musorkot. Dengan pengunduran diri Hamka ter­sebut, secara otomatis Icha kemudian ditetapkan sebagai Ketua KONI Tangsel terpilih.

Hamka Hamdaru mengata­kan, pengunduran dirinya dari pencalonan Koni Kota Tangsel merupakan keputusan yang paling berat dan paling emosional yang pernah diam­bilnya. Namun, ada satu hal yang jauh lebih berharga dan jauh lebih penting dari kepen­tingan pribadi, yaitu kemajuan prestasi olahraga Kota Tangsel.

”Saya menyadari, keputusan ini mungkin tidak populer di sebagian pendukung saya. Namun, saya harus mengambil sikap ini, karena ada kepenti­ngan yang jauh lebih besar dari sekadar kontestasi dan perbedaan pilihan,” ujarnya, Rabu, 10 Desember 2025 ma­lam.

Hamka berharap, kepada seluruh pendukungnya agar tetap semangat. Dirinya juga sudah berjanji kepada Icha dan kepada semua, bahwa ke depan tidak boleh lagi ada perbedaan, tidak boleh lagi ada sekat-sekat, dan tidak bo­leh lagi ada hal-hal seperti yang terjadi sebelum pelaksa­naan Musorkot.

”Semua itu harus kita akhiri, terlebih saat saudara kita Icha memimpin Koni Kota Tangsel. Sekali lagi, ini bukanlah kepu­­tusan yang mudah bagi saya. Namun, dengan penuh rasa hormat dan rasa respek yang tinggi, saya sampaikan terima kasih kepada seluruh cabang olahraga, terutama kepada pendukung saya yang selama ini telah luar biasa mendukung saya,” tambahnya.

Hamka mengajak semua untuk duduk bersama untuk sebuah kepentingan yang jauh lebih besar, yaitu kepentingan untuk memajukan prestasi olahraga di Kota Tangsel. Pa­salnya, Kota Tangsel akan meng­hadapi satu event besar bukan hanya milik Koni, bukan hanya milik Kota Tangsel, bah­kan ini juga menjadi ba­gian dari Provinsi Banten. 

”Maka ini bukan pekerjaan yang main-main. Kita tidak boleh asal-asalan, kita harus serius, kita harus bersama.

Pekerjaan kedepan tidak mudah. Kita masih banyak tertinggal dan harus berlari kencang. Bahkan bukan lagi lari jogging, tetapi sudah harus sprint,” jelasnya.

Pensiunan TNI AU tersebut mengaku, dirinya juga sudah menyampaikan kepada pim­pinan bahwa ke depan harus bekerja jauh lebih keras. ”Maka pa­da malam hari ini, dengan mengucapkan Bismillahirrah­manirrahim, saya, M. Hamka Handaru, dengan ini menya­takan memohon kepada rekan saya, Saudara Mahludin Icha, untuk memimpin Koni Kota Tangsel,” ungkapnya.

Hamka mengaku, pengun­duran dirinya bukan soal ke­pentingan pribadi, bukan soal posisi atau jabatan. Na­mun, adalah persoalan masa depan olahraga Kota Tangsel. ”Saya berharap Bang Icha ke depan benar-benar mendapat dukungan penuh dari seluruh cabang olahraga agar kita bisa bersama-sama membawa Tang­sel menjadi juara umum Porprov 2026,” ungkapnya.

”Sekali lagi, kita duduk ber­sama bukan untuk kepenting­an pribadi, melainkan demi kemajuan olahraga di Kota Tangsel. Karena itu jauh lebih berharga dari sekadar jabatan apa pun,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Koni Kota Tangsel terpilih Mahludin (Icha) beryukur telah diper­caya berada di tengah-tengah Koni Kota Tangsel dan ada satu hal yang patut disyukuri, yaitu bahwa dirinya memiliki seorang mentor dan ketua yang luar biasa, yaitu Hamka Handaru. ”Saya percaya, ciri dari seorang pemimpin yang hebat adalah mampu mela­hirkan pemimpin-pemimpin baru untuk melanjutkan per­jua­ngan,” ujarnya.

Kategori :