PWI Pusat dan UPJ Rintis Laboratorium Hidup Kewartawanan

Rabu 28-08-2024,14:38 WIB
Editor : Aries Maulansyah

 

“Kita sepakat menyebutnya sebagai  laboratorium hidup karena mahasiswa harus memiliki kemampuan untuk mempraktekan teori yang telah dipelajari sementara organisasi profesi dapat membagikan ilmu yang sifatnya praktis. Kerjasama ini saling memberi,” tuturnya.

 

Dia mengakui, wartawan sebagai profesi yang sifatnya praksis dan dinamis tetap membutuhkan masukan dari kampus yang menekuni dan mengembangkan keilmuan. Jika tidak dilakukan maka, profesi wartawan akan statis dan tertinggal oleh perkembangan di masyarakat.

 

Hendry Chairudin Bangun secara langsung menawarkan sejumlah kegiatan yang bisa langsung dimanfaatkan oleh UPJ a.l sertifikasi profesi wartawan yang dapat disetarakan dengan Sertifikat Pendamping Ijazah ISPI), sekolah jurnalistik hingga safari jurnalistik maupun magang di sejumlah Satgas yang telah berjalan.

 

Dia meyakini kolaborasi PWI Pusat dan UPJ sangat penting dalam membentuk masa depan bangsa. Melalui kolaborasi hidup ini maka mahasiswa sebagai agen perubahan pembangunan bangsa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai bidang ilmu, mengembangkan keterampilan, dan membangun karakter. 

 

Kampus dan organisasi profesi menjadi tempat pergumulan sekaligus tempat menguji pengetahuan saja, tetapi lebih dari itu lobarotium hidup juga menjadi tempat di mana ide-ide inovatif dapat diuji, dieksplorasi, dan dikembangkan untuk kepentingan masyarakat. (*)

Kategori :

Terpopuler