TANGERANG - PT Tangerang Nusantara Global (TNG) didesak pegiat lingkungan mempercepat proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Direktur Eksekutif Saba Alam Indonesia Hijau (SAIH), Fachrul Roji mengatakan, tahapan lelang yang telah dilakukan dianggap sudah selesai. Maka proyek penggelolaan sampah itu juga seharusnya sudah masuk tahap berikutnya, yaitu kontrak kerjasama dengan investor dan kemudian pelaksanaan pembangunan PLTSa. "Harusnya tahapan itu sudah selesai di Desember 2019, tahun ini harus sudah kontrak dan pelaksanaan, kenapa masih molor. PT TNG lamban, seperti tidak serius bekerja," kata Arul, sapaan akrab Fahrul Roji kepada wartawan, Rabu (15/1). Ia mengungkapkan, sebelum kontrak kerjasama dengan pihak investor, pemerintah juga harus menyepakati soal typing fee yang diatur melalui peraturan daerah (Perda). Ia mempertanyakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) belum dilaksanakan PT TNG.Sementara batas waktu sudah melewati yang telah dijadwalkan. Menurutnya, PT TNG seperti tidak memiliki progress pencapaian kerja yang harus dilakukan. Padahal proyek PLTSa ini sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan. "Kendalanya apa? inikan sudah melewati jadwalnya," tukasnya. Fachrul menambahkan, percepatan proyek penanggulangan sampah di Kota Tangerang, harus sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Sementara itu, Dirut PT. TNG Edi Candra mengatakan, saat ini tahapan proyek PLTSa masih dalam negosiasi dengan investor dan belum ada penetapan pemenang. Setelah penetapan pemenang, selanjutnya merumuskan kontrak kerjasama sesuai timeline. "Bulan April ini mulai dikerjakan," kata Edi. Edi menjelaskan, projek PLTSa ini adalah investasi skala Nasional dan harus cermat serta detail. Dirinya membantah kalau proyek yang ditanganinya itu dikatakan molor lantaran belum dapat dilaksanakan PT TNG. "Kontrak saja belum. Ini kan untuk kepentingan bersama agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat Kota Tangerang,” kilahnya. (raf)
PLTSa Molor, TNG Dinilai Lamban
Kamis 16-01-2020,06:41 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 12-05-2026,21:47 WIB
Kemenag Tangsel Gandeng UIN Banten, Tingkatkan Kompetensi ASN
Selasa 12-05-2026,18:43 WIB
SDN Cipadu 2 Manfaatkan IFP Agar Siswa Lebih Interaktif dan Kreatif
Selasa 12-05-2026,21:16 WIB
Ribuan Orang Serbu Lowongan Industri Kasemen
Selasa 12-05-2026,17:32 WIB
BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Sharing Session Budaya Kerja, Perkuat Transformasi dan Kolaborasi
Selasa 12-05-2026,20:59 WIB
Pemkab Serang Akan Awasi Hewan Kurban
Terkini
Selasa 12-05-2026,21:51 WIB
Jadi Kota Sigap Pengendalian Inflasi, Predikat Baru yang Disandang Kota Tangerang
Selasa 12-05-2026,21:47 WIB
Kemenag Tangsel Gandeng UIN Banten, Tingkatkan Kompetensi ASN
Selasa 12-05-2026,21:41 WIB
Lurah dan Kades Keluhkan Banjir ke BBWS
Selasa 12-05-2026,21:37 WIB
Bupati Dukung LKS Benteng Obati ODGJ
Selasa 12-05-2026,21:34 WIB