NAMA Moise Kean sebetulnya sudah melejit dua tahun lalu. Bukan karena kehebatannya di lapangan. Melainkan karena kontrak uniknya dengan Juventus. Selain diikat sejumlah uang oleh Juventus, Bianconeri juga menyetujui penyediaan traktor untuk ayah Kean yang ada di Pantai Gading. Dua tahun berlalu Kean bukan lagi diingat dengan 'perjanjian traktor' nya itu. Kean adalah fenomena buat timnas Italia. Pemain 19 tahun itu menjadi asa buat lini depan Azzurri di matchday kedua kualifikasi Euro 2020 grup J melawan Liechtenstein dini hari nanti (27/3) di Stadion Ennio Tardini. Menurut Football Italia kemarin (25/3) Kean berpeluang kembali menjadi starter. Satu golnya ketika Italia menang 2-0 atas Finlandia (24/3) meroketkan namanya. Pencapaian itu sekaligus membuat Kean jadi pemain termuda kedua dalam sejarah Italia yang membuat gol (19 tahun 23 hari). Mantan gelandang Italia dan Juventus Andrea Pirlo dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport kemarin mengatakan penyerang Mario Balotelli seharusnya bisa belajar dari oriundi muda seperti Kean. "Dia (Kean, red.) tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dan ketika bermain dia menawarkan banyak hal sebagai pemain depan yakni mencetak gol,” tutur gelandang berusia 39 tahun itu. Sindiran Pirlo kepada Balotelli itu memang makjleb. Allenatore Italia Roberto Mancini yang biasanya fans Balotelli bahkan tak menyertakan pemain berdarah Ghana itu dalam ujicoba internasional ini. Mancio, sapaan Mancini, mengatakan performa Balotelli yang mencetak lima gol dalam delapan laga bersama Olympique Marseille tak cukup impresif buatnya. Kean dalam wawancara dengan ESPN mengatakan ada pengaruh pemain terbaik dunia lima kali yang kini setimnya dengannya Cristiano Ronaldo dalam lompatan performanya. Kean termotivisi oleh pemecahan rekor yang sering dilakukan Ronaldo. "Saya belajar dari yang terbaik setiap hari. Saya berusaha berlatih keras setiap sesinya karena ada banyak rekor yang harus dipecahkan dan saya siap untuk hal itu,” ucap Kean. Mancio kepada Sky Sport Italy berharap banyak hal dari Kean. Selain pemain yang kemampuan individunya ciamik, Kean terbuka untuk menerima kritik. (jpg/apw)
Italia vs Liechtenstein, Belajar Dari Yang Terbaik
Selasa 26-03-2019,02:55 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-07-2026,22:20 WIB
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Perkuat Literasi AI di 108 Pesantren
Kamis 30-07-2026,19:42 WIB
500 Pohon Ditanam di Lahan Kritis Bekas Tambang
Kamis 30-07-2026,19:12 WIB
Bedah Rumah, Pemdes Daru Jamin Jadi Program Berkelanjutan
Kamis 30-07-2026,21:26 WIB
Pasokan Air Baku Susut 30 Persen, Perumdam Jamin Layanan Tetap Normal
Kamis 30-07-2026,19:45 WIB
Dewan Soroti Absennya Wali Kota Serang
Terkini
Jumat 31-07-2026,10:47 WIB
Dasco: Survei SMRC soal Kepercayaan Publik ke Prabowo Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah
Jumat 31-07-2026,10:36 WIB
bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan Lewat Program Dana Pensiun Berkelanjutan
Jumat 31-07-2026,10:28 WIB
bank bjb Perluas Potensi Bisnis Melalui Kemitraan Strategis Bersama Yayasan Adi Upaya
Kamis 30-07-2026,22:27 WIB
Kecamatan Ciledug Juara Umum MTQ ke-25
Kamis 30-07-2026,22:20 WIB