TIGARAKSA - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menegaskan, pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Tangerang harus sesuai dengan Permen nomor 9 TAHUN 2003. Peraturan tersebut memuat tentang Kewenangan Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil harus menunggu enam bulan setelah pelantikan. "Entar lagi nunggu, kan enggak seperti makan cabe. Ada aturan yang harus kita ikuti. Tak bisa main ganti-ganti aja," tegas Zaki, kepada wartawan, Rabu (16/1). Senada, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, untuk mengisi beberapa kekosongkan jabatan kepala dinas, akan dilakukan kajian oleh Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat) sebelum dilaporkan ke Bupati Tangerang. Untuk saat ini, baru terdapat empat kepala dinas yang baru saja dilantik. Dinataranya Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pertanian, dan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman. "Nanti Baperjakat yang akan membahas untuk pengisian, selanjutnya setelah melakukan pembahasan akan kita laporkan kepada pimpinan," kata Maesyal, di Puspemkab Tangerang di Tigaraksa. Penjelasan rinci, dipaparkan Ahmad Surya Wijaya, Kepala Badan Kepegawian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang. Ia mengatakan, pengajuan ASN yang akan diangkat atau dirotasi sudah siap. Hanya saja tinggal menunggu perintah dari Bupati Tangerang. "Rencana ada pengajuan tinggal nunggu perintah, tetapi belum ada perintah dari bupati," katanya. Surya merinci, terjadi banyak kekosongan untuk tingkat esselon, sehingga harus ada kepala dinas yang rangkap jabatan sebagai pelaksana tugas (Plt) di dinas yang lain. "Esselon IIIB dan IIIA ada yang kosong sebanyak 20 jabatan, Esselon II baru kosong dari Dinas Perikanan, Pltnya Kadisnaker," lanjutnya. Sementara, menyinggung pelantikan empat kepala dinas yang baru, merupakan hasil dari pengajuan dari Pemkab Tangerang kepada pemerintah pusat walaupun hasil dari lelang jabatan. "Yang kemarin dilantik itu oleh bupati diusulkan ke pusat, untuk segera dilantik. Kita mengajukan untuk memenuhi urgensi jabatan yang kosong," jelasnya. Ia berharap, ASN bisa menjadi pegawai proporsional yang berkelas dunia. Sehingga tindakan indisipliner wajib dihindari oleh pegawai, apalagi sudah adanya Peraturan Bupati Tentang Sistem penilaian kinerja (Sipendekar). ASN yang kerjanya bagus, akan langsung dibayar tunjangannya. "Jadi tidak boleh sembarangan mencla-mencle kemana-kemana karena sudah kita tetapkan tunjangan kinerja di 2019," pungkasnya. (mg-10/mas)
Baperjakat Godok Jabatan Kosong
Kamis 17-01-2019,04:49 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 22-04-2026,21:47 WIB
Pengawasan Kendor, Pelanggaran Kembali Marak, Perhari Tembus 3.000 Truk Tambang Melintas
Rabu 22-04-2026,21:48 WIB
Lahan Pertanian Terancam Jadi Gudang, Warga Tangerang Utara Geruduk Kantor Bupati Tangerang
Rabu 22-04-2026,17:44 WIB
PT Pertamina (Persero) Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Perempuan
Rabu 22-04-2026,21:42 WIB
BGN Minta Kepala Daerah Perketat Pengawasan SPPG
Rabu 22-04-2026,21:25 WIB
Warga Minta Jalan Hasyim Asyari Dilebarkan
Terkini
Kamis 23-04-2026,14:38 WIB
bank bjb Dukung Semarang Mountain Race 2026, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Ungaran
Kamis 23-04-2026,14:29 WIB
Kolaborasi Berlanjut, bank bjb Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI
Kamis 23-04-2026,13:28 WIB
Dukung Ekosistem Kampus, bank bjb dan LLDIKTI IV Resmikan Sinergi Strategis
Kamis 23-04-2026,12:30 WIB
Bank bjb Dorong Sinergi Pembangunan Daerah di Banten, Perkuat Kolaborasi dengan Pemda dan Stakeholder
Rabu 22-04-2026,21:48 WIB