BJB

Maling Bermobil Curi HP Marbot Masjid Al-Hidayah Cipondoh

Maling Bermobil Curi HP Marbot Masjid Al-Hidayah Cipondoh

Marbot Masjid Al-Hidayah, Sadam Husen saat diwawancarai wartawan, Minggu (8/11).-Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Aksi pencurian terjadi di Masjid Al-Hidayah, Jalan Al-Hidayah, RT 03/RW 03, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (7/11) dini hari. Pelaku yang diduga datang menggunakan mobil membobol pintu masjid saat marbot tertidur dan membawa kabur telepon seluler (HP) senilai sekitar Rp 9 juta.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.21 WIB. Saat itu, marbot Masjid Al-Hidayah, Sadam Husen, sedang tertidur di ruang sekretariat masjid. Tanpa disadarinya, pelaku masuk ke dalam ruangan dan mengambil HP yang berada tidak jauh dari tempatnya beristirahat.

Sebelum kejadian, sebuah mobil terlihat beberapa kali melintas di sekitar masjid. Gerak-gerik kendaraan tersebut sempat menarik perhatian warga karena bolak-balik melewati lokasi.

Sadam mengaku baru mengetahui adanya kendaraan mencurigakan tersebut setelah mendapat informasi dari warga sekitar. Saat itu, dirinya masih berada di dalam sekretariat masjid.

"Sekitar pukul 3.00 saya ketiduran. Begitu di jam 3.30, memang saya dapat kabar dari orang sekitar, ada mobil mencurigakan. Sudah beberapa kali mobil itu bolak-balik ke sinilah," kata Sadam, Minggu (8/11).

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), mobil bernomor polisi B 1367 SPE yang diduga digunakan pelaku awalnya berhenti dengan posisi menghadap ke bagian depan masjid. Kendaraan tersebut kemudian dimundurkan hingga menghadap ke arah belakang.

Setelah mobil berhenti, seseorang turun untuk memeriksa situasi sekitar. Pelaku sempat mendatangi bagian belakang masjid, tetapi tidak berhasil masuk karena pintunya terkunci.

Pelaku kemudian berpindah ke bagian depan dan diduga merusak serta memaksa pintu masuk hingga berhasil membuka akses ke dalam bangunan.

Setelah berhasil masuk, pelaku langsung mengambil HP milik Sadam. Ironisnya, saat aksi pencurian berlangsung, Sadam berada di dalam bangunan yang sama. Namun, ia tidak menyadari keberadaan pelaku karena sedang tertidur.

"Dia di belakang pintunya dikunci, akhirnya dia lewat depan, maksa. Dia ngebobol pintu depan, akhirnya dia masuk ke dalam, terus ngambil HP. Di dalam enggak ada orang, cuma ada saya, saya lagi tidur," ujarnya.

Pencurian tersebut bukan kali pertama terjadi di lingkungan Masjid Al-Hidayah. Sadam mengungkapkan, selama menjalankan tugas sebagai marbot, dirinya sudah empat kali kehilangan barang pribadi. Barang-barang yang pernah dicuri di antaranya telepon seluler dan laptop.

Dalam salah satu kejadian, dua HP miliknya, masing-masing iPhone dan Android, hilang sekaligus. Selain barang pribadi, kotak amal masjid juga berulang kali menjadi sasaran pencurian.

Menurut Sadam, pelaku tidak hanya mengambil uang di dalam kotak amal, tetapi terkadang membawa kotaknya sekaligus.

"Iya, dibobol, terus diangkut sama kotak-kotaknya gitu. Itu udah bukan pertama kali nih, gitu, udah sering banget," katanya.

Sumber: