BJB

Pembinaan Atlet Olahraga Tradisional Akan Ditingkatkan

Pembinaan Atlet Olahraga Tradisional Akan Ditingkatkan

Atlet asal Kabupaten Serang sedang berlomba terompah panjang dengan atlet daerah lain saat POTRADDA III Banten 2026 di Lapangan Green Hotel Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Kamis (29/10).--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pembinaan atlet olahraga tradisional di Kabupaten Serang akan ditingkatkan. Hal itu dilakukan melestarikan olahraga tradisional dan mempersiapkan atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Daerah (POTRADDA).

Demikian dikatakan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya saat mendampingi atlet asal Kabupaten Serang pada POTRADDA III Banten 2026 di Lapangan Green Hotel Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Kamis (29/10). Lomba itu digelar selama 2 hari pada Kamis-Jumat (29-30/10). 

"Tentunya dari pertandingan ini kita bisa melihat bahwa pembinaan perlu kita lakukan. Karena pembinaan itu sangat penting bagaimana nanti atlet-atlet dapat berjuang dan ber­prestasi," katanya dalam siaran pers Pemkab Serang, Kamis.

Kata Anas, dorongan para atlet untuk berprestasi perlu sejak dini karena tidak bisa dihasilkan secara instan. "Karena itu mungkin tidak ada prestasi yang instan, perlu ada pembinaan jangka pan­jang," ucapnya.

Oleh karena itu, Anas ber­harap ke depan ada dukungan dari semua pihak, khususnya dari para Anggota DPRD Kabupaten Serang untuk dapat men­dukung kegiatan pem­binaan khususnya olahraga tra­disional di Kabupaten Serang.

"Selama ini mungkin kita masih kurang pembinaannya. Ya mudah-mudahan ke depan tahun-tahun depan kita bisa mendapatkan dana pembi­naan untuk melatih atlet-atlet biar bertandingnya lebih berprestasi lagi ke depan," ungkapnya.

Ketua Panitia POTRADDA III Banten 2026, Imam Santoso mengatakan, POTRADDA dilakukan sebagai upaya melestarikan dan mengem­bangkan olahraga tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.

"Tujuannya untuk menum­buhkan semangat sportivitas, mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta mengenalkan dan me­wariskan nilai-nilai olahraga tradisional kepada generasi muda, khususnya di Provinsi Banten," ujarnya.

POTRADDA III Banten 2026 ini diikuti 288 peserta dan 8 ofisial dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Jenis olahraga (jenor) yang dipertandingkan terdiri dari lima jenor, yaitu hadang putra/putri sebanyak 112 atlet, sumpitan beregu 2 putra 1 putri sebanyak 24 atlet, gasing sebanyak 8 atlet, terompah panjang putra/putri sebanyak 80 atlet, dan egrang putra/putri sebanyak 64 atlet.

"POTRADDA diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap olahraga tradisional, meningkatkan semangat kompetisi yang sehat, serta mempererat hubungan dan kebersamaan antar peserta dari berbagai daerah di Provinsi Banten," tuturnya. (tnt)

Sumber: