BJB

Satlinmas Diperkuat, Siaga Gangguan Lingkungan

Satlinmas Diperkuat, Siaga Gangguan Lingkungan

Para anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari delapan kelurahan tengah mengikuti pembekalan di Kecamatan Tangerang, Senin (26/10). -Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Kecamatan Tangerang memperkuat kesiapsiagaan perlindungan masyarakat dengan memberikan pembekalan kepada 80 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari delapan kelurahan. Kegiatan ini menjadi langkah untuk mengaktifkan kembali peran Satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Senin (26/10).

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang melibatkan pegawai kecamatan, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), serta anggota Satlinmas dari delapan kelurahan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembekalan dan pengarahan oleh Wali Kota Tangerang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Camat Tangerang Riswan Setyo Kardinto mengatakan, pembekalan tersebut menjadi langkah untuk mengoptimalkan kembali peran Satlinmas yang selama ini dinilai belum aktif secara maksimal dalam kegiatan perlindungan masyarakat.

“Kalau dulu namanya Hansip, sekarang kita memang sudah lama bernama Perlindungan Masyarakat. Cuma kegiatan di masyarakatnya memang sempat vakum,” ujar Riswan saat diwawancarai, Senin (26/10).

Menurutnya, pengaktifan kembali Satlinmas bertujuan memperkuat pengamanan lingkungan sekaligus meningkatkan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Riswan menjelaskan, Satlinmas diharapkan menjadi bagian dari sistem koordinasi pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masyarakat, mulai dari masalah sosial hingga potensi bencana alam.

“Pak Wali Kota beserta jajaran Forkopimda akan mengaktifkan lagi teman-teman Satlinmas sehingga menjadi rentang kendali kita dalam menjaga lingkungan masyarakat, baik dari masalah sosial, masalah bencana alam, dan lain-lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan tugas Satlinmas membutuhkan koordinasi dengan berbagai unsur kewilayahan, mulai dari RT/RW, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga camat. Dengan koordinasi tersebut, potensi gangguan keamanan dan persoalan sosial diharapkan dapat terdeteksi lebih dini sehingga penanganannya bisa dilakukan dengan cepat.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing kelurahan mengirimkan 10 anggota Satlinmas sehingga total peserta mencapai 80 orang. Selain mendapatkan pembekalan, para anggota juga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh puskesmas.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan para anggota berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas perlindungan masyarakat.

“Ini untuk memastikan bahwa anggota Satlinmas yang kita rekrut siap melaksanakan tugasnya dalam rangka melaksanakan perlindungan masyarakat,” katanya.

Riswan berharap, pembekalan tersebut dapat meningkatkan semangat dan pemahaman anggota Satlinmas terhadap tanggung jawab mereka dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat di wilayah Kecamatan Tangerang.

Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, termasuk masyarakat di tingkat paling bawah. Karena itu, Satlinmas diharapkan tidak hanya berperan ketika terjadi gangguan, tetapi juga aktif melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan di lingkungan sekitar.

“Dengan adanya pembekalan ini, teman-teman Satlinmas menjadi lebih semangat dan memahami tugas bahwa mereka adalah bagian penting dari Kota Tangerang untuk menjaga dan melindungi Kota Tangerang,” tuturnya.

Sumber: