Sachrudin Tekankan Peran Warga dalam Pembangunan
Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan sambutan pada pengajian bulanan Pemkot Tangerang di Masjid Al-Jihad, Jalan Villa Mutiara Pluit RW 08, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Jumat (23/10). (Dhuyuf/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus berperan aktif dalam pembangunan kota. Ia menegaskan, kemajuan daerah tidak cukup mengandalkan program pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi warga, termasuk dalam menjaga lingkungan dan mendukung penanganan banjir.
Ajakan tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri pengajian bulanan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di Masjid Al-Jihad, Jalan Villa Mutiara Pluit RW 08, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Jumat (23/10).
Menurut Sachrudin, pengajian bulanan yang sebelumnya dipusatkan di wilayah Sipon dan Pinang kini digelar secara bergilir di 13 kecamatan. Kebijakan itu bertujuan mendekatkan kegiatan keagamaan kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan pemerintah dengan warga.
“Tujuannya, yang pertama, ingin memperkuat antara pemerintah dengan masyarakat, semua lapisan di situ. Karena kita satu kesatuan dalam membangun kota ini,” ujar Sachrudin.
Ia menilai, kegiatan keagamaan tidak semestinya berhenti pada rutinitas ibadah dan silaturahmi. Nilai keimanan dan ketakwaan, kata dia, perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk kepatuhan terhadap aturan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kalau iman Islamnya kuat, kemudian ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala sudah tinggi, ini biasanya kesadarannya tinggi. Dia tidak mau salah, tidak mau berbuat salah. Walaupun enggak ada orang, Allah Maha Tahu,” katanya.
Sachrudin juga mengingatkan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik. Kemajuan kota, menurut dia, tidak cukup diukur dari kemegahan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas manusia dan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jadi bukan persoalan dunianya saja yang mewah, tapi sejauh mana pembangunan sumber daya manusianya, ini yang paling penting. Kalau pembangunan sumber daya manusianya sudah bagus, pasti pembangunan yang lainnya-lainnya bagus,” ungkapnya.
Di hadapan warga Periuk, Sachrudin turut menyoroti penanganan banjir yang selama ini menjadi persoalan di wilayah tersebut. Pemkot Tangerang, kata dia, melakukan sejumlah upaya, mulai dari pembenahan tanggul hingga peningkatan jalan lingkungan.
Namun, penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurut Sachrudin, kondisi aliran sungai dan potensi luapan air menuntut koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi agar penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Upaya yang dilakukan mencakup penataan kawasan sungai dan pembenahan infrastruktur yang berkaitan dengan kondisi lingkungan. Pemerintah, lanjut dia, juga membutuhkan dukungan masyarakat agar proses penanganan berjalan sesuai harapan.
“Kemarin tanggul kita lagi beresin. Jalan-jalan lingkungan kita tingkatkan semuanya. Ini buat kepentingan kita semuanya,” tegasnya.
Meski demikian, upaya tersebut perlu terus berlanjut agar risiko banjir dapat ditekan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Sachrudin meminta masyarakat mendukung proses pembangunan yang sedang berjalan, sembari mengedepankan kerja sama dan kesabaran.
“Mohon dukungannya, mohon doanya, mohon kesabarannya, mohon keikhlasannya semuanya dalam berproses,” imbuhnya.
Sumber:
