BJB

Revitalisasi Al-Mustofa Rampung, Sachrudin Tekankan Mutu Pendidikan

Revitalisasi Al-Mustofa Rampung, Sachrudin Tekankan Mutu Pendidikan

Wali Kota Tangerang, Sachrudin meninjau langsung bangunan dan sarana prasarana SMP Al-Mustofa Kota Tangerang yang telah selesai direnovasi melalui bantuan program revitalisasi dari Kemendikdasmen RI, Jumat (16/10).(Dhuyuf/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Perbaikan sarana pendidikan menjadi salah satu pekerjaan penting untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Di Yayasan Islam Al-Mustofa, Kota Tangerang, revitalisasi ruang kelas, ruang guru, dan toilet yang rampung pada 2025 kini dilengkapi empat unit Papan Interaktif Digital (PID) untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam merevitalisasi fasilitas sekolah tersebut. Ia berharap perbaikan yang telah dilakukan tidak hanya mempercantik bangunan, tetapi juga berdampak pada kenyamanan belajar dan prestasi siswa.

Apresiasi itu disampaikan Sachrudin saat menghadiri kegiatan open house di Yayasan Islam Al-Mustofa, Jumat (16/10).

“Pembangunan revitalisasi ini bukan persoalan bentuk bangunannya saja, tetapi juga menghadirkan sekolah yang layak, nyaman, dan meningkatkan semangat anak-anak kita untuk berprestasi,” ujar Sachrudin.

Ia mengaku melihat langsung perubahan sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas dan toilet. Menurutnya, lingkungan belajar yang layak merupakan bagian penting dalam mendukung proses pendidikan.

Sachrudin menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kemendikdasmen atas bantuan tersebut. Ia juga mengingatkan pihak yayasan, guru, dan seluruh warga sekolah agar menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun secara optimal.

Namun, perbaikan infrastruktur dan penambahan perangkat digital perlu diikuti peningkatan kualitas pembelajaran. Keberadaan fasilitas baru akan lebih bermakna apabila dibarengi pemeliharaan yang konsisten, kesiapan tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Pemkot Tangerang, kata Sachrudin, turut mendukung akses pendidikan melalui program Tangerang Cerdas dan layanan sekolah gratis. Program tersebut diharapkan membantu masyarakat, terutama keluarga dengan keterbatasan ekonomi, agar anak-anak tetap memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.

“Manfaatkan dengan sebaik-baiknya sarana dan prasarana ini, apalagi sekolah ini juga kita dukung dengan Tangerang Cerdas dan sekolah gratis bagi anak-anak,” katanya.

Menurut Sachrudin, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Diperlukan keterlibatan pemerintah, orang tua, guru, akademisi, masyarakat, hingga media untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.

Ia menegaskan, pendidikan juga harus membentuk karakter, akhlak, sikap, dan perilaku generasi muda, bukan sekadar mengejar penguasaan ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menjelaskan, pekerjaan revitalisasi di Al-Mustofa mencakup perbaikan ruang kelas, ruang guru, dan toilet. Seluruh pekerjaan tersebut dilaksanakan pada 2025 dan telah selesai.

Selain fasilitas fisik, sekolah menerima empat unit PID yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran interaktif. Perangkat tersebut diharapkan membantu guru mengembangkan metode pembelajaran yang lebih dinamis, termasuk pembelajaran mendalam dan pengenalan coding.

“Tidak hanya rehabilitasi fisik bangunan, sekolah juga mendapatkan bantuan berupa papan interaktif digital. Ada empat PID yang diterima satuan pendidikan Al-Mustofa sebagai sarana dalam proses pembelajaran anak-anak,” jelas Wahyudi.

Sumber: