Dua CPNS Resmi Jadi PNS, Sachrudin Tekankan Integritas dan Pelayanan
Anugrah Kartika Yuda dan Rivaldi Febrian Mandela menandatangani berita acara pengambilan sumpah di Aula Akhlakul Karimah Puspemkot Tangerang, Kamis (1/10).(Humas For Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Status dua Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2025 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi berubah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Setelah melewati masa percobaan selama satu tahun, Anugrah Kartika Yuda dan Rivaldi Febrian Mandela kini memikul tanggung jawab penuh sebagai aparatur negara sekaligus pelayan masyarakat.
Keduanya diambil sumpah dan dilantik Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam prosesi di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (1/10).
Sachrudin mengingatkan, perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan sekadar formalitas administratif atau penerimaan Surat Keputusan (SK). Di balik status tersebut terdapat tanggung jawab untuk menjaga integritas, kedisiplinan, sekaligus kepercayaan masyarakat.
“Mulai hari ini, rekan-rekan adalah abdi negara sekaligus abdi masyarakat. Jaga integritas, disiplin, dan rawat kepercayaan publik. Jadikan sumpah yang diucapkan sebagai komitmen untuk menghadirkan pelayanan berkualitas yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Sachrudin.
Anugrah Kartika Yuda mengaku bersyukur dapat menuntaskan masa satu tahun sebagai CPNS. Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu mengatakan, pengalaman selama menjadi CPNS memberinya pelajaran yang tidak sepenuhnya diperoleh di bangku pendidikan.
“Alhamdulillah sekarang sudah dilantik jadi PNS 100 persen. Sebelumnya saya juga lulusan IPDN. Dari kampus memang dididik dan dibina untuk menjadi ASN yang mengabdi kepada negara, terutama kepada masyarakat, memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar Anugrah.
Menurut Anugrah, pendidikan di IPDN lebih banyak memberikan bekal teori, sedangkan masa CPNS menjadi kesempatan untuk menguji sekaligus menerapkan pengetahuan tersebut dalam pekerjaan nyata.
“Selama setahun saya mengabdi sebagai CPNS itu memberikan banyak pelajaran bagi saya. Di kampus kita banyak belajar teori, sedangkan selama CPNS lebih banyak mengenal bagaimana cara kita melayani masyarakat dengan baik dan mempraktikkan ilmu-ilmu yang sudah kita dapat di kampus,” katanya.
Selama masa CPNS, Anugrah ditempatkan di bagian protokol. Posisi tersebut membuatnya berkesempatan mendampingi berbagai agenda Wali Kota Tangerang sekaligus mengikuti respons pemerintah terhadap beragam persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Dari pengalaman tersebut, ia memahami bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan pemerintah secara bersamaan. Penanganan berbagai masalah membutuhkan proses dan dilakukan secara bertahap.
“Saya cukup mengikuti bagaimana perjalanan Pak Wali selama satu tahun ke belakang. Banyak kegiatan saya mendampingi Pak Wali dalam merespons masalah yang ada di masyarakat. Mungkin banyak masyarakat yang mengomentari masalah-masalah yang belum terselesaikan, tapi sebenarnya Pak Wali juga sedang mengusahakan menyelesaikan masalah itu. Cuma kan tidak bisa langsung semua, jadi satu-satu,” ujarnya.
Anugrah juga menilai pengalaman mendampingi kepala daerah menjadi pembelajaran tersendiri dalam memahami tugas seorang aparatur. Ia menyebut Sachrudin sebagai salah satu sosok yang dapat menjadi panutan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Kini setelah resmi menjadi PNS, Anugrah berkomitmen menjalankan amanah dengan tanggung jawab yang lebih besar. Sumpah jabatan yang diucapkan saat pelantikan, kata dia, akan menjadi pengingat untuk terus mengabdi kepada negara dan masyarakat.
“Semoga ke depannya dengan disumpahnya saya tadi bisa menjadi tanggung jawab lebih bagi saya untuk menjalankan amanah yang lebih baik dan terus mengabdi bagi pemerintah daerah, terutama Pemkot Tangerang, nusa dan bangsa, negara Indonesia, dan terutama juga untuk masyarakat Indonesia,” katanya.
Sumber:
